UIN Siber Cirebon (Malaysia) – Riset mahasiswa Program Doktor Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mendapat apresiasi dalam forum akademik internasional di Malaysia. Hikam Muhtadi Zuhdi berhasil meraih penghargaan Best Methodology dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) setelah mempresentasikan risetnya dalam sesi Academic Writing yang diikuti lima mahasiswa Program Doktor Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Capaian tersebut menjadi bagian dari kiprah akademik UIN Siber Cirebon dalam memperluas ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan dan menguji gagasan ilmiah di tingkat internasional. Melalui forum tersebut, riset ekonomi syariah yang dikembangkan mahasiswa UIN Siber Cirebon tidak hanya dipresentasikan, tetapi juga mendapat masukan langsung dari akademisi dan pakar yang memiliki kepakaran di bidang ekonomi Islam.
Membawa Isu Pembangunan Ekonomi Indonesia ke Forum Internasional

Sebagai pemapar terakhir dalam sesi Academic Writing, Hikam Muhtadi Zuhdi mempresentasikan karya ilmiah berjudul “The Imperative of Applying Maqāṣid al-Sharīʿah to Economic Development in Indonesia: A Philosophical and Critical Study of Justice, Growth, and the Crisis of Value Orientation”.
Riset tersebut mengangkat persoalan pembangunan ekonomi di Indonesia dengan menelaah dinamika Produk Domestik Bruto (PDB) melalui pendekatan ekonomi makro. Kajian tidak hanya melihat pertumbuhan ekonomi dari sisi indikator kuantitatif, tetapi juga mempertanyakan orientasi nilai yang mendasari proses pembangunan.
Melalui perspektif Maqāṣid al-Sharīʿah, Hikam berupaya membangun pembacaan kritis mengenai hubungan antara pertumbuhan ekonomi, keadilan, dan nilai dalam pembangunan. Pendekatan tersebut kemudian menjadi titik awal diskusi akademik bersama para pakar yang hadir di USIM.
Pakar USIM Dorong Penguatan Kerangka Maqāṣid al-Sharīʿah
Pemaparan Hikam mendapat tanggapan dari Head of Cluster Islamic Social Finance & Applied Economics Research USIM, Prof. Madya Dr. Fuadah Johari.
Dalam diskusi tersebut, Fuadah memberikan arahan agar analisis makroekonomi yang dibangun dalam penelitian diperkuat dengan kerangka Maqāṣid al-Sharīʿah kontemporer. Salah satu perspektif yang diarahkan untuk dipertimbangkan adalah pemikiran cendekiawan Muslim Ahmad Raysuni.
Masukan tersebut memberikan arah pengembangan bagi penelitian Hikam, khususnya dalam memperjelas hubungan antara indikator pembangunan ekonomi dengan tujuan dan nilai yang menjadi dasar dalam perspektif ekonomi Islam.
Diskusi pun berkembang menjadi pembahasan yang lebih luas mengenai bagaimana kerangka Maqāṣid al-Sharīʿah dapat digunakan untuk membaca persoalan pembangunan ekonomi kontemporer secara lebih kritis dan kontekstual.
Perkuat Riset dengan Pendekatan Mikro dan Makro

Perspektif lintas disiplin turut memperkaya diskusi akademik. Dr. Suheri, M.Pd.I., pakar pendidikan dari At-Taqwa University yang sedang melaksanakan riset kolaborasi di USIM, memberikan masukan mengenai kontribusi filsafat ilmu dalam memahami persoalan ekonomi riil.
Menurut perspektif yang disampaikan dalam diskusi, pendekatan filosofis dapat membantu penelitian melihat persoalan ekonomi tidak semata sebagai persoalan angka dan indikator, tetapi juga sebagai persoalan pengetahuan, nilai, serta tujuan pembangunan.
Sementara itu, Prof. Dr. Abdul Aziz, S.Ag., S.M., M.Ag. memberikan penguatan pada aspek pendekatan penelitian. Ia mendorong agar analisis makroekonomi yang digunakan Hikam dilengkapi dengan pendekatan Islamic Microeconomics sebagai mixed approach.
Integrasi tersebut diharapkan dapat memperkaya penelitian dengan mempertemukan analisis ekonomi pada level makro dan mikro. Dengan demikian, penelitian dapat melihat persoalan pembangunan secara lebih utuh, mulai dari indikator ekonomi agregat hingga dinamika individu dan unit ekonomi dalam perspektif Islam.
Diskusi Lintas Negara Pertajam Kerangka Riset Doktoral
Interaksi akademik bersama para pakar dari berbagai latar belakang keilmuan menjadi bagian penting dalam penyempurnaan penelitian Hikam. Berbagai masukan yang diterima membantu mempertajam struktur kerangka berpikir yang telah dibangun, sekaligus membuka ruang untuk mengembangkan pendekatan penelitian secara lebih komprehensif.
Integrasi antara pendekatan ekonomi mikro dan makro, filsafat ilmu, serta Maqāṣid al-Sharīʿah menjadi catatan penting dalam pengembangan riset tersebut. Proses diskusi juga memperlihatkan bahwa forum Academic Writing bukan sekadar ruang presentasi, tetapi menjadi ruang pertukaran gagasan yang mendorong mahasiswa untuk menguji argumentasi dan metodologi penelitian di hadapan akademisi lintas negara.
Bagi mahasiswa doktoral, pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses membangun tradisi riset yang terbuka terhadap kritik, masukan, dan perspektif akademik yang beragam.
Best Methodology Perkuat Kiprah Akademik UIN Siber Cirebon
Kualitas metodologi yang ditampilkan Hikam dalam presentasinya mendapat apresiasi melalui penghargaan Best Methodology dari Universiti Sains Islam Malaysia.
Penghargaan tersebut menjadi capaian penting bagi Hikam sebagai mahasiswa Program Doktor Ekonomi Syariah sekaligus bagian dari rekam akademik Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di tingkat internasional.
Lebih dari sekadar penghargaan personal, capaian ini menunjukkan ruang yang dapat dibangun UIN Siber Cirebon bagi mahasiswa untuk membawa risetnya ke forum akademik internasional. Pengalaman berdiskusi dengan akademisi dan pakar ekonomi Islam dari berbagai latar belakang juga menjadi bagian dari proses penguatan kapasitas riset mahasiswa.
Capaian Hikam sekaligus memperkuat upaya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membangun budaya akademik yang berorientasi pada kualitas riset, keterbukaan terhadap kolaborasi, dan jejaring internasional.
Melalui pengembangan riset mahasiswa dan keterlibatan dalam forum akademik global, UIN Siber Cirebon terus memperkuat langkah menuju visi sebagai Universitas Islam Siber yang Unggul dan Berkelas Dunia. Kajian ekonomi syariah yang dikembangkan mahasiswa diharapkan tidak hanya berkontribusi bagi pengembangan keilmuan, tetapi juga mampu menawarkan perspektif terhadap persoalan ekonomi dan pembangunan yang dihadapi masyarakat.


