UIN Siber Cirebon — Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperluas kiprah kolaborasinya dalam penguatan pendidikan karakter kebangsaan. Hal ini dibuktikan dengan diselenggarakannya Kuliah Umum bertema “Kesejahteraan Bangsa & Negara (Welfare State) sebagai Pilar Utama” yang turut menjadi momentum penjajakan kerja sama strategis dengan Komando Daerah Militer (Kodam) III/Siliwangi. Kegiatan berlangsung di Gedung Siber SBSN lantai 8 pada Jumat (28/11).
Acara berlangsung khidmat dengan kehadiran pimpinan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon serta Brigadir Jenderal TNI Nurul Yakin, M.A., selaku IRDAM III/Siliwangi, bersama rombongan pejabat TNI. Para tamu undangan dari berbagai unsur turut menyaksikan langkah penting dalam penguatan sinergi pertahanan dan pendidikan tersebut.
Wujud Sinergi Perguruan Tinggi dan TNI
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama antara perguruan tinggi keagamaan dan TNI merupakan keharusan dalam membentuk generasi unggul yang berkarakter.
“Kami ingin membangun generasi muda yang tidak hanya kuat dalam sains, teknologi, dan dunia digital, tetapi juga kokoh dalam nilai kebangsaan. Penjajakan kerja sama ini mencakup pendidikan bela negara, penguatan karakter, kepemimpinan, hingga riset dan pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi,” ujar Prof. Hajam.
Menurutnya, era digital menuntut perguruan tinggi untuk menghadirkan pendidikan yang mampu menjawab tantangan ideologi, sosial, hingga keamanan nasional.
TNI: Kolaborasi demi Kesejahteraan dan Ketahanan Bangsa
IRDAM III/Siliwangi, Brigjen TNI Nurul Yakin, M.A. mengapresiasi langkah progresif UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menjalin kemitraan pengabdian strategis bersama TNI.
“Kerja sama ini merupakan komitmen bersama dalam menjaga ketahanan nasional melalui pendidikan dan kesejahteraan rakyat. Kami mendukung penuh inovasi UIN Siber yang terbuka untuk berkolaborasi dan memperkuat karakter bangsa di era transformasi digital,” jelas Brigjen Nurul Yakin.
Kesejahteraan Nasional sebagai Pilar Pertahanan
Dalam materi kuliah umumnya, Brigjen Nurul Yakin mengawali paparan dengan surat Al-Hasyr ayat 7 sebagai landasan filosofis terkait peran negara dalam mengelola kesejahteraan rakyat.
Ia kemudian memaparkan konsep Welfare State bahwa negara tidak hanya bertugas menjaga keamanan, namun juga wajib memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi — mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga jaminan sosial.
Beberapa poin penting yang disampaikan:
- Negara harus aktif menghadirkan pelayanan publik yang memadai
- Pemerataan pendapatan sebagai bentuk keadilan sosial
- Kesejahteraan merupakan bagian integral dari ketahanan nasional
- Ancaman terhadap negara kini tidak hanya bersifat militer, tetapi juga sosial-ekonomi
- Tantangan SDM di era VUCA: Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity
- Konsep Pertahanan Semesta (HANSEM) sebagai fondasi keamanan modern
- Peran masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan kesejahteraan
Brigjen Nurul juga menekankan kontribusi Binter (Pembinaan Teritorial) TNI AD dalam mendukung kesejahteraan dan ketahanan bangsa.
Arah Baru Kolaborasi
Penjajakan kerja sama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Kodam III/Siliwangi diharapkan segera terimplementasi dalam bentuk program nyata bagi mahasiswa dan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang diikuti antusias oleh para peserta yang hadir.
Dengan kolaborasi ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon meneguhkan posisinya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan keilmuan berbasis digital, tetapi juga komitmen kuat terhadap penguatan nasionalisme dan kesejahteraan rakyat.







