UIN Siber Cirebon (Surabaya) – Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB-PTKIN) 2026 sukses merampungkan tahapan krusial dalam proses seleksi nasional jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN). Tahun ini, antusiasme pendaftar mencapai angka signifikan dengan total 143.948 peserta dari 12.174 satuan pendidikan yang meliputi MA/MAK, SMA/SMK, hingga lembaga pendidikan keagamaan dan pesantren.
Lonjakan ini menunjukkan tren positif terhadap minat generasi muda melanjutkan studi di PTKIN. Berdasarkan hasil survei, 97,3% responden meyakini kualitas PTKIN mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya, sementara 96,7% menilai prospek lulusan PTKIN sangat kompetitif di dunia kerja.
Ketua PMB-PTKIN 2026, Abd Aziz, menegaskan bahwa proses seleksi berjalan secara transparan dan akuntabel.
“Masyarakat menaruh kepercayaan besar pada PTKIN karena kombinasi basis keagamaan yang kuat dan biaya pendidikan yang terjangkau,” ujarnya di Surabaya, Kamis (3/4/2026).
Tahun ini, PMB-PTKIN juga menghadirkan inovasi baru berupa pemetaan kesehatan mental bagi calon mahasiswa. Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting dalam memastikan kesiapan psikologis generasi muda.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Suyitno, mengungkapkan capaian menarik, di mana untuk pertama kalinya jumlah pendaftar dari madrasah melampaui sekolah umum.
“Ini menandakan ekosistem pendidikan kita semakin solid. Lulusan PTKIN kini juga dirancang memiliki kualifikasi internasional, sehingga terbuka peluang melanjutkan studi ke luar negeri,” jelasnya.
Apresiasi juga datang dari Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin, yang menilai capaian ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat reputasi global PTKIN.
“Kami mendorong PTKIN untuk terus bertransformasi dan memperkuat posisi di tingkat internasional, termasuk menuju status PTN Badan Hukum,” tegasnya.
Dalam proses sidang kelulusan nasional tersebut, Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon turut berperan aktif sebagai bagian dari sistem seleksi nasional. Kehadiran pimpinan kampus dalam forum ini menjadi bukti komitmen dalam menjaga kualitas dan integritas penerimaan mahasiswa baru.
Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Aan Jaelani, hadir didampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Ayus A Yusuf, bersama Tim Akademik serta UPT Pusat Layanan Terpadu.
Dalam keterangannya, Rektor menegaskan urgensi keterlibatan aktif kampus dalam sidang kelulusan nasional SPAN-PTKIN.
“Keikutsertaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam sidang kelulusan ini merupakan bagian dari tanggung jawab akademik dan moral untuk memastikan proses seleksi berjalan objektif, transparan, dan berkeadilan. Ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata kami dalam menjaga mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa partisipasi aktif tersebut sekaligus menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam peta pendidikan tinggi nasional dan global.
Dengan berakhirnya tahapan sidang kelulusan ini, seluruh data kini tengah diproses oleh sistem untuk memastikan validitas hasil. Pengumuman resmi hasil SPAN-PTKIN 2026 dijadwalkan akan disampaikan kepada publik pada 7 April 2026.
Capaian ini tidak hanya menegaskan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap PTKIN, tetapi juga menjadi sinyal kuat bahwa perguruan tinggi keagamaan Islam semakin diminati sebagai pilihan utama generasi masa depan.


