UIN Siber Cirebon – Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES), Fakultas Syariah, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, melaksanakan study visit ke Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon, Jumat (9/10/2026). Bertempat di Gedung OJK Cirebon Lantai 3, kegiatan ini mengusung tema “Membangun Wawasan Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah tentang Pasar Modal dan Peran Otoritas Jasa Keuangan Syariah (OJK): World Investor Week (WIW) Tahun 2026.”
Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan tentang pasar modal, industri jasa keuangan, regulasi, perlindungan konsumen, serta perkembangan keuangan syariah. Melalui kunjungan ini, mahasiswa berkesempatan menghubungkan teori perkuliahan dengan praktik kelembagaan di sektor jasa keuangan.
Dekan Fakultas Syariah Tekankan Pentingnya Pengalaman Lapangan
Dekan Fakultas Syariah, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., MA, mendukung pelaksanaan study visit sebagai bagian dari upaya memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar langsung.
“Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah tidak cukup hanya memahami akad, fikih muamalah, dan prinsip-prinsip syariah. Mereka juga harus memahami regulasi, kelembagaan, pengawasan, perlindungan konsumen, serta perkembangan industri keuangan. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kompetensi mereka,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membentuk lulusan Fakultas Syariah yang mampu menyeimbangkan penguasaan ilmu, wawasan praktis, integritas, dan kesiapan menghadapi dunia profesional.
HES Hubungkan Teori Akademik dengan Praktik Industri
Ketua Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Dr. Afif Muamar, M.H.I., menyampaikan apresiasi kepada OJK Cirebon atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk memperoleh pembekalan secara langsung.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada OJK atas kesediaannya memberikan pembekalan materi yang sangat berharga kepada mahasiswa kami. Kegiatan ini bukan sekadar study visit, tetapi bagian dari proses pembelajaran yang mempertemukan teori akademik dengan realitas praktik,” ungkapnya.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti pemaparan dan diskusi, serta memanfaatkan kesempatan tersebut guna memahami perkembangan industri keuangan secara lebih menyeluruh.
“Di ruang kelas kita berdiskusi tentang akad-akad fikih muamalah, regulasi hukum ekonomi, dan aspek syariah. Hari ini kita melihat bagaimana pengetahuan tersebut berhadapan langsung dengan praktik kelembagaan dan industri. Simak materi dengan baik, aktif berdiskusi, dan tunjukkan bahwa mahasiswa HES adalah mahasiswa yang kritis, santun, dan siap bersaing di industri,” pesannya.
OJK Dorong Generasi Muda Cerdas Mengelola Keuangan
Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, S.H., M.H., menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya literasi keuangan bagi generasi muda agar mampu mengenali produk dan layanan keuangan serta mengambil keputusan secara bijak.
“Kami menyambut baik kegiatan ini dan mendukung penuh upaya perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi keuangan mahasiswa. Generasi muda perlu memahami produk dan layanan keuangan, mengetahui legalitasnya, serta mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Manajer Bagian Edukasi dan Literasi Keuangan Kantor OJK Cirebon, Fidda Yani, mengingatkan mahasiswa untuk mewaspadai pinjaman online ilegal dan judi online yang berpotensi menimbulkan persoalan finansial maupun sosial.
“Kemudahan teknologi harus diimbangi dengan kecerdasan finansial. Jangan mudah tergoda oleh tawaran yang terlihat menarik. Periksa legalitasnya, pahami risikonya, dan jangan menjadikan pinjol ilegal maupun judi online sebagai jalan keluar dari persoalan keuangan,” tegasnya.
Ia juga mengajak mahasiswa berperan aktif menyebarkan informasi keuangan yang benar kepada keluarga, teman, dan masyarakat. Dengan begitu, mahasiswa dapat menjadi bagian dari upaya memperluas literasi keuangan di tengah pesatnya perkembangan layanan digital.
Perkuat Kompetensi Mahasiswa Menghadapi Industri Keuangan

Kegiatan berlangsung secara edukatif dan interaktif melalui pemaparan materi serta diskusi mengenai pasar modal, investasi, regulasi, perlindungan konsumen, dan perkembangan keuangan syariah. Pengalaman ini memperluas pemahaman mahasiswa bahwa hukum ekonomi syariah tidak hanya berkaitan dengan teori dan norma, tetapi juga bersinggungan dengan tata kelola kelembagaan, pengawasan, teknologi, dan dinamika industri keuangan.
Melalui study visit dalam rangka World Investor Week (WIW) 2026, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mendorong pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia profesional.
Kegiatan ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan pembelajaran kontekstual dan kompetensi mahasiswa. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi lulusan yang kritis, adaptif, berintegritas, serta mampu memahami perkembangan hukum dan ekonomi di era digital.


