UIN Siber Cirebon (Mataram) – Penguatan kurikulum dan mutu program studi pendidikan biologi menjadi perhatian dalam Lokakarya Nasional Strategis yang digelar Konsorsium Pendidikan Biologi Indonesia (KPBI) bersama Himpunan Pendidik dan Peneliti Biologi Indonesia (HPPBI) di Mataram, Minggu (23/8/2026).
Forum ini menjadi ruang strategis bagi para pengelola program studi untuk melakukan review kurikulum, penguatan akreditasi, dan pemetaan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) agar pendidikan biologi semakin relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan dunia pendidikan.
Lokakarya diikuti 63 Ketua Program Studi Pendidikan/Tadris Biologi dari 45 perguruan tinggi di Indonesia. Forum juga dihadiri para guru besar pendidikan biologi, pimpinan asosiasi, serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi.
Guru Besar UIN Siber Cirebon Berikan Masukan Strategis
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mengambil bagian dalam forum nasional tersebut. Prof. Dr. Hj. Ria Yulia Gloria, M.Pd., Guru Besar Pendidikan Biologi UIN Siber Cirebon, hadir memberikan perspektif akademik dalam pembahasan pengembangan keilmuan dan kurikulum pendidikan biologi.
Prof. Ria hadir bersama Dr. Evi Roviati, S.Si., M.Pd., Ketua Jurusan Tadris Biologi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Keduanya turut memperkuat jejaring akademik dan kolaborasi antara UIN Siber Cirebon dengan perguruan tinggi serta asosiasi pendidikan biologi di tingkat nasional.
Salah satu agenda penting dalam lokakarya adalah review Kurikulum Tadris Biologi UIN Siber Cirebon. Pembahasan mencakup struktur mata kuliah, integrasi keilmuan biologi, pendekatan ekologis dan digital, serta penyelarasan profil lulusan dengan kebutuhan dunia pendidikan dan perkembangan sains.
Prof. Ria bersama para guru besar pendidikan biologi memberikan masukan mengenai penguatan kompetensi lulusan. Kurikulum dinilai perlu tidak hanya membekali mahasiswa dengan penguasaan ilmu biologi, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, literasi lingkungan, pemahaman terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), dan pedagogi inovatif.
Sementara itu, Dr. Evi memanfaatkan forum tersebut untuk menyelaraskan dokumen kurikulum Tadris Biologi dengan standar mutu dan perkembangan regulasi pendidikan tinggi. Penyelarasan terutama diarahkan pada pemetaan CPL serta penyusunan instrumen evaluasi yang lebih terukur.
Perkuat Akreditasi dan CPL
Lokakarya juga menghadirkan sejumlah narasumber ahli. Prof. Dr. Yuliani, M.Si. dari Universitas Negeri Surabaya membahas strategi pemenuhan standar Akreditasi Program Studi Lamdik 3.0 dan pentingnya peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Selanjutnya, Dr. Bowo Sugiharto dari Universitas Sebelas Maret selaku Ketua KPBI memberikan penguatan mengenai pengukuran CPL dan penetapan standar yang melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti).
Materi kemudian dilengkapi Prof. Dr. Paidi, M.Si. dari Universitas Negeri Yogyakarta yang membahas model pembelajaran inovatif untuk jenjang SMA dan S1.
Keterlibatan Prof. Ria dan Dr. Evi dalam forum KPBI-HPPBI menjadi momentum penting bagi Tadris Biologi UIN Siber Cirebon untuk terus memperkuat kualitas kurikulum. Hasil review diharapkan mampu melahirkan kurikulum yang adaptif, terukur, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta mendukung lahirnya lulusan pendidikan biologi yang kompeten dan siap menghadapi perubahan zaman.





