UIN Siber Cirebon — Pranata Humas dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mengikuti Webinar Iprahumas bertema “Orkestrasi Komunikasi Publik Pemerintah: Mengawal Program Pembangunan Prioritas dan Capaian Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Bidang Kesehatan dan Pertanian” yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 13 Maret 2026.
Webinar ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai kementerian dan lembaga yang membahas strategi penguatan komunikasi publik pemerintah agar mampu menjangkau masyarakat secara efektif, khususnya dalam menyampaikan program prioritas nasional.
Orkestrasi Komunikasi sebagai Kunci Keberhasilan Program Pemerintah
Ketua Iprahumas, Fachrudin Ali, dalam pemaparan pembuka menekankan bahwa orkestrasi komunikasi menjadi kunci dalam menyampaikan pesan pembangunan kepada masyarakat.
Menurutnya, tingginya jumlah pengguna internet di Indonesia menjadikan komunikasi publik harus dilakukan secara terkoordinasi dan terintegrasi. Pranata humas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi sekaligus membangun narasi yang mampu menghadirkan empati masyarakat terhadap program pemerintah.
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat lebih dari delapan ribu pranata humas di tingkat nasional yang menjadi aset penting dalam memperkuat komunikasi publik pemerintah.
Penguatan Narasi Program Prioritas Nasional
Salah satu narasumber, Adita Irawati, menjelaskan bahwa komunikasi publik pemerintah harus mampu mengorkestrasi berbagai kementerian dan lembaga agar memiliki narasi utama yang selaras.
Ia menekankan bahwa penyampaian informasi program prioritas harus terintegrasi agar masyarakat dapat memahami tujuan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Program prioritas di bidang kesehatan, seperti cek kesehatan gratis bagi masyarakat, revitalisasi rumah sakit daerah, serta pengentasan tuberkulosis (TBC), memerlukan strategi komunikasi yang efektif agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Komunikasi Publik untuk Kesehatan dan Ketahanan Pangan
Dalam sesi berikutnya, Ajie Muhawarman dari Kementerian Kesehatan RI menjelaskan pentingnya orkestrasi komunikasi dalam program kesehatan nasional.
Ia menegaskan bahwa komunikasi publik tidak hanya bertujuan menyampaikan informasi, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam program kesehatan, termasuk melalui skrining kesehatan dan tindak lanjut penanganannya.
Sementara itu, M. Arief Cahyono dari Kementerian Pertanian RI memaparkan strategi komunikasi dalam mendukung kedaulatan pangan nasional.
Menurutnya, komunikasi publik yang efektif dapat memperkuat dukungan masyarakat terhadap program swasembada pangan serta meningkatkan pemahaman terhadap pentingnya ketahanan pangan bagi masa depan bangsa.
Partisipasi Aktif Pranata Humas UIN Siber Cirebon
Dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Pranata Humas Ahli Muda Mohamad Arifin dan Pranata Humas Ahli Pertama Amelia Ayu Lestari mengikuti kegiatan ini secara aktif.
Keduanya menyimak pemaparan narasumber serta berdiskusi mengenai strategi penguatan komunikasi publik yang relevan untuk diterapkan di lingkungan perguruan tinggi.
Partisipasi dalam webinar ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi pranata humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mengelola komunikasi publik yang efektif, responsif, dan selaras dengan agenda komunikasi pemerintah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pranata humas mampu memperkuat kapasitas profesional sekaligus mengimplementasikan strategi orkestrasi komunikasi publik di lingkungan institusi masing-masing.


