UIN Siber Cirebon – Menabung menjadi langkah awal mengelola keuangan. Namun, untuk membangun kemandirian finansial, generasi muda juga perlu memahami investasi dan risikonya. Semangat tersebut diangkat Galeri Investasi Syariah Bursa Efek Indonesia (GISBEI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui Sekolah Pasar Modal Syariah (SPMS) Intermediate & Advance Batch 3, Rabu (14/10/2026).
Mengusung tema “Level Up Your Savings: Mengubah Mindset Menabung Jadi Berinvestasi di Pasar Modal”, kegiatan yang berlangsung di Auditorium Pascasarjana Lantai 3 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ini menjadi ruang belajar bagi mahasiswa dan masyarakat untuk mengenal investasi di pasar modal syariah.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Didi Sukardi, M.H., membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kehadiran para narasumber serta menekankan pentingnya meningkatkan pemahaman generasi muda tentang investasi sebagai bekal menuju kemandirian finansial.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keputusan keuangan perlu dibangun di atas pengetahuan yang memadai. Investasi bukan sekadar mengikuti tren atau mengejar keuntungan, melainkan membutuhkan pemahaman mengenai instrumen, mekanisme, dan risiko yang menyertainya.
Belajar Investasi dari Para Praktisi
SPMS Batch 3 menghadirkan narasumber dari tiga lembaga, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon, Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Barat, dan PT MNC Sekuritas Bandung. Kolaborasi ini mempertemukan pembelajaran di lingkungan kampus dengan wawasan dari lembaga pengawas, penyelenggara bursa, dan pelaku industri pasar modal.
Materi yang disiapkan mencakup pengenalan pasar modal, reksa dana dan exchange-traded fund (ETF) syariah, serta praktik trading. Peserta juga memperoleh kesempatan berdiskusi melalui sesi tanya jawab untuk memperjelas materi dan memperdalam pemahaman tentang investasi.
Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pengenalan teori. Peserta juga mendapatkan fasilitas pembukaan rekening saham dan edukasi mengenai pengisian saldo atau top up Rekening Dana Nasabah (RDN). Fasilitas tersebut membantu peserta mengenal tahapan awal sebelum berinvestasi, dengan tetap memperhatikan ketentuan dan risiko yang berlaku.
Bagi GISBEI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, edukasi pasar modal syariah merupakan bagian dari upaya mendekatkan ilmu ekonomi dan bisnis Islam dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui SPMS Batch 3, mahasiswa diharapkan semakin terbiasa mengambil keputusan keuangan secara cermat, mengenali pilihan investasi yang sesuai, serta memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab.
Sebab, kemandirian finansial tidak dibangun dalam semalam. Langkah awalnya adalah terus belajar, memahami risiko, dan membuat keputusan berdasarkan informasi yang benar.




