UIN Siber Cirebon – Penguatan tradisi riset menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan pascasarjana. Komitmen tersebut kembali diwujudkan Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui Seminar Ujian Proposal Tesis Gelombang IX Program Magister Ekonomi Syariah dan Hukum Keluarga (HK), Kamis (1/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti enam mahasiswa semester 3 Program Magister Ekonomi Syariah yang memasuki tahap penting dalam perjalanan akademiknya. Seminar proposal menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menguji kesiapan rancangan penelitian sekaligus memperoleh masukan akademik sebelum melanjutkan penelitian tesis.
Pelaksanaan ujian dipimpin Prof. Dr. Abdul Aziz, M.Ag. selaku Sekretaris Sidang, Penguji, sekaligus Pembimbing. Ia memimpin persidangan mewakili Direktur Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Ilman Nafi’a, M.Ag.
Memperkuat Tradisi Riset di Pascasarjana
Seminar proposal tesis tidak hanya menjadi tahapan administratif menuju penelitian, tetapi juga menjadi ruang untuk menguji gagasan, ketepatan metodologi, serta relevansi penelitian dengan persoalan yang berkembang di masyarakat.
Dalam gelombang IX ini, keenam mahasiswa menghadirkan rancangan penelitian dengan beragam perspektif dalam bidang ekonomi Islam. Kajian yang dipresentasikan mencakup isu kelembagaan perbankan dan nonperbankan syariah, akad bisnis kontemporer, perilaku konsumen dalam ekosistem ekonomi Islam, pengembangan ekonomi kreatif, hingga penerapan akuntansi syariah dalam tata kelola keuangan pesantren.
Keragaman tema tersebut memperlihatkan ruang kajian ekonomi syariah yang semakin luas. Persoalan ekonomi tidak hanya dilihat dari aspek transaksi dan kelembagaan, tetapi juga dikaitkan dengan perilaku masyarakat, pengembangan potensi ekonomi, serta tata kelola keuangan pada institusi berbasis keagamaan.
Melalui proses seminar, gagasan-gagasan tersebut diuji agar dapat berkembang menjadi penelitian yang memiliki landasan akademik kuat sekaligus relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Penguji Berikan Catatan untuk Menajamkan Riset

Proses pengujian melibatkan sejumlah akademisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang memberikan penilaian dan masukan terhadap rancangan penelitian mahasiswa.
Dewan penguji yang hadir antara lain Prof. Dr. Sumanta, M.Ag., Dr. Deden Kurniawan, M.E., Dr. Dewi Fatmasari, M.Si., dan Dr. Alvien Septan Herisma, M.S.I. Diskusi juga diperkuat oleh Dr. Syaeful Bakhri, M.Si., Dr. Anton Sudrajat, M.A., dan Dr. Abdul Nasir, M.Si.
Melalui proses tersebut, mahasiswa mendapatkan sejumlah catatan kritis dan konstruktif, termasuk masukan metodologis serta perspektif akademik untuk menyempurnakan rancangan penelitian masing-masing.
Dinamika diskusi menjadi bagian penting dari proses pembentukan kemampuan riset mahasiswa. Setiap proposal tidak hanya dinilai dari gagasan yang diangkat, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa menjelaskan argumentasi, membangun landasan penelitian, serta merespons pertanyaan dan masukan dari para penguji.
Dedikasi Akademik dan Penjaminan Mutu Berjalan Beriringan
Di tengah pelaksanaan agenda akademik tersebut, Prof. Abdul Aziz juga menjalankan tanggung jawab lain dalam penjaminan mutu di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Sebelum memimpin Seminar Ujian Proposal Tesis, pada hari yang sama Prof. Abdul Aziz terlebih dahulu melaksanakan tugas sebagai Auditor Mutu Internal (AMI) di Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) UIN Siber Cirebon. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian tanggung jawab akademik dan penjaminan mutu yang berjalan beriringan dalam tata kelola universitas.
Usai menyelesaikan agenda lawatan kerja di Malaysia, Prof. Abdul Aziz kembali menjalankan sejumlah kewajiban akademiknya di lingkungan kampus. Kehadiran dan keterlibatan dosen dalam berbagai tugas akademik tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan proses pendidikan sekaligus penjaminan mutu di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Enam Mahasiswa Siap Melangkah ke Tahap Penelitian
Enam mahasiswa yang mengikuti Seminar Ujian Proposal Tesis Gelombang IX terdiri atas Enjang Ryan Firmansyah, Misbachudin, Maiz Wahid Anshori, Dita Rosyalita, Siti Aisyah, dan Fakhri Ahmad Zainunnuri.
Dalam persidangan, para peserta mempresentasikan rancangan penelitian dan merespons pertanyaan dari dewan penguji. Berdasarkan hasil evaluasi dan rekomendasi dewan penguji, seluruh proposal yang dipresentasikan dinilai layak untuk dilanjutkan ke tahap penelitian.
Keputusan tersebut menjadi pijakan penting bagi keenam mahasiswa untuk memasuki tahap berikutnya, mulai dari pengumpulan data, pelaksanaan penelitian lapangan, hingga penyusunan tesis akhir.
Dari Proposal Menuju Riset yang Berdampak

Kelulusan Seminar Proposal Tesis menjadi lebih dari sekadar pencapaian akademik bagi mahasiswa. Tahap ini membuka jalan bagi lahirnya penelitian yang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pemikiran dan praktik ekonomi syariah.
Bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, keberlanjutan riset mahasiswa Pascasarjana menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem akademik yang mendorong lahirnya pengetahuan, inovasi, dan solusi atas persoalan yang berkembang di masyarakat.
Melalui proses pembimbingan, pengujian, dan penyempurnaan metodologi, UIN Siber Cirebon terus mendorong mahasiswa Pascasarjana untuk menghasilkan penelitian yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga memiliki relevansi dan potensi kontribusi bagi pengembangan ekonomi syariah di tengah perubahan masyarakat.
Dengan demikian, Seminar Ujian Proposal Tesis Gelombang IX menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memperkuat budaya riset dan menghasilkan lulusan Pascasarjana yang memiliki kemampuan akademik, ketajaman analisis, serta kesiapan berkontribusi bagi masyarakat.


