UIN Siber Cirebon – Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menutup Rapat Koordinasi Panitia Lokal Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS+) ke-25 Tahun 2026 yang berlangsung pada Jumat–Sabtu (9–10 Oktober 2026) di Swiss-Belhotel Cirebon. Penutupan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas bidang sekaligus memantapkan kesiapan penyelenggaraan AICIS+ 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 17–20 November 2026.
Mengusung tema “Revitalizing Islamic Civilization for Sustainable Life: Local Heritage, Technological Innovation, and Human Flourishing”, AICIS+ 2026 diharapkan menjadi ruang pertemuan akademik internasional yang menghubungkan warisan peradaban Islam, inovasi teknologi, dan upaya mewujudkan kehidupan yang berkelanjutan serta meningkatkan kualitas hidup manusia.
Melalui rapat koordinasi ini, seluruh bidang dan tim kepanitiaan menyelaraskan persiapan, mengevaluasi perkembangan pekerjaan, serta mengidentifikasi kebutuhan yang perlu dituntaskan menjelang pelaksanaan konferensi. Kolaborasi yang solid menjadi salah satu kunci untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung terencana, profesional, dan sesuai dengan standar forum internasional.
Rektor Tekankan Sinergi dan Tanggung Jawab Bersama
Penutupan rapat koordinasi menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur kepanitiaan dalam menyukseskan AICIS+ 2026. Setiap bidang memiliki tanggung jawab yang saling berkaitan sehingga komunikasi, koordinasi, dan kesamaan pemahaman perlu terus dijaga selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
Seluruh tim diharapkan tidak hanya berfokus pada penyelesaian tugas masing-masing, tetapi juga membangun kerja sama lintas bidang. Dengan demikian, kebutuhan yang berkaitan dengan agenda akademik, publikasi, pelayanan peserta, pengelolaan acara, pameran, hingga dukungan teknis dapat dipersiapkan secara terintegrasi.
Sinergi tersebut juga penting untuk mengantisipasi potensi kendala, mempercepat penyelesaian pekerjaan, serta memastikan setiap perkembangan dapat ditindaklanjuti bersama. Melalui pola kerja kolaboratif, panitia diharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan konferensi yang tertib, efektif, dan memberikan pengalaman positif bagi para peserta maupun tamu undangan.
Matangkan Persiapan Menuju 17–20 November 2026
Rapat koordinasi pada 9–10 Oktober 2026 menjadi bagian dari tahapan pemantapan persiapan menjelang pelaksanaan AICIS+ 2026 pada 17–20 November 2026. Dalam pertemuan tersebut, masing-masing bidang menyampaikan perkembangan pekerjaan sebagai bahan evaluasi dan penyelarasan langkah berikutnya.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi penguatan visual dan branding, kebutuhan publikasi, perkembangan peserta yang telah mengirimkan full paper, pengaturan booth pameran, serta kesiapan teknis dan operasional kegiatan. Setiap aspek perlu dipersiapkan secara cermat agar seluruh rangkaian konferensi dapat berjalan selaras.
Selain agenda akademik, panitia juga mematangkan rencana expo yang menampilkan potensi dan inovasi UIN Siber Cirebon. Rencana tersebut mencakup booth institusi, expo UMKM, pameran produk halal, serta inovasi teknologi seperti robotik dan perangkat interaktif. Kehadiran expo diharapkan dapat memperkenalkan keunggulan institusi sekaligus memperkaya pengalaman peserta selama mengikuti konferensi.
Dengan waktu persiapan yang terus berjalan menuju November, koordinasi antartim menjadi penting untuk memastikan setiap kebutuhan, jadwal, dan tanggung jawab dapat dituntaskan sesuai rencana. Seluruh bidang diharapkan menjaga komunikasi dan memperkuat kolaborasi agar perkembangan persiapan dapat dipantau secara berkelanjutan.
Mengangkat Warisan Islam, Inovasi Teknologi, dan Kehidupan Berkelanjutan
Tema AICIS+ 2026, “Revitalizing Islamic Civilization for Sustainable Life: Local Heritage, Technological Innovation, and Human Flourishing”, menempatkan peradaban Islam sebagai sumber inspirasi untuk menjawab tantangan kehidupan kontemporer. Tema ini membuka ruang diskusi mengenai bagaimana warisan lokal, perkembangan teknologi, dan nilai-nilai keislaman dapat berkontribusi terhadap kehidupan yang berkelanjutan serta kemajuan manusia.
Sebagai perguruan tinggi Islam berbasis siber, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki kesempatan untuk menghadirkan perspektif akademik yang menghubungkan tradisi keilmuan Islam dengan perkembangan digital. Karena itu, persiapan AICIS+ 2026 tidak hanya berorientasi pada kelancaran teknis penyelenggaraan, tetapi juga pada upaya menghadirkan forum yang produktif, relevan, dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
Konferensi ini juga menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring akademik, mendorong publikasi ilmiah, serta memperkuat pertukaran gagasan antara akademisi dan pemangku kepentingan dari berbagai latar belakang.
Perkuat Kolaborasi untuk Menyukseskan AICIS+ 2026
Berakhirnya rapat koordinasi menjadi penanda bahwa seluruh bidang perlu melanjutkan pekerjaan dengan fokus pada penyelesaian persiapan menjelang 17–20 November 2026. Setiap tim diharapkan menjaga komitmen, meningkatkan koordinasi, dan saling mendukung agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana secara optimal.
Keberhasilan AICIS+ 2026 merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh unsur kepanitiaan. Kolaborasi yang kuat diharapkan mampu menghadirkan konferensi yang tidak hanya tertata secara profesional, tetapi juga memberikan dampak akademik melalui pertukaran pengetahuan, penguatan jejaring, dan pengembangan inovasi.
Melalui persiapan yang terarah dan sinergi lintas bidang, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berupaya menyukseskan AICIS+ ke-25 Tahun 2026 sebagai forum akademik internasional yang mempertemukan warisan peradaban Islam, inovasi teknologi, dan visi kehidupan berkelanjutan, sekaligus memperkuat reputasi universitas di tingkat nasional maupun internasional.


