Cirebon – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon resmi memulai proses audit laporan keuangan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). Wakil Rektor II UIN Siber Syekh Nurjati, Prof. Jamali, menekankan pentingnya perbaikan tata kelola anggaran dan optimalisasi pendapatan Badan Layanan Umum (BLU).
Dalam pembukaan audit tersebut, Prof. Jamali mengumpulkan seluruh jajaran strategis, mulai dari Para Kabag, Kasubag, PPK, Bendahara, hingga tim perencanaan dan kepegawaian. Ia berharap audit keempat ini menjadi momentum untuk menyempurnakan kekurangan di tahun-tahun sebelumnya.
Prof. Jamali juga menyoroti status UIN sebagai kampus berbasis siber yang tahun ini mulai meluluskan alumni Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Ia mendorong Satuan Pengawas Internal (SPI) untuk bekerja ketat sesuai Standar Biaya Masukan (SBM) dan regulasi yang berlaku.
Salah satu poin krusial yang ditekankan adalah peningkatan penghasilan BLU. Hal ini berkaitan erat dengan kesejahteraan pegawai di lingkungan kampus. “Bagaimana meningkatkan penghasilan BLU, karena nanti apabila ada remunerasi, hal ini akan sangat berpengaruh. Kehadiran tim auditor KAP diharapkan membantu memperbaiki tata kelola anggaran kita”.
Catatan Auditor: Potensi Bisnis Parkir hingga Klinik
Sementara itu, Ketua Tim Audit KAP, M. Rifky Effendy, memberikan catatan positif. Berdasarkan data awal, terdapat peningkatan tren pada pendapatan BLU UIN Siber Syekh Nurjati. Ia mendorong agar unit-unit bisnis terus dikembangkan untuk mendongkrak pendapatan seperti Optimalisasi Unit Bisnis: Pengembangan klinik kampus, Pemanfaatan Aset: Optimalisasi skema sewa dan pengelolaan parkir dll. “Kami berharap tahun ini kualitas pelaporannya jauh lebih baik. Kami meminta masing-masing unit menyiapkan dokumen yang dibutuhkan agar proses konfirmasi berjalan lancar”.
Pihak rektorat pun menginstruksikan seluruh unit untuk kooperatif dalam menyiapkan data demi kelancaran proses audit yang transparan dan akuntabel.


