UIN Siber Cirebon (Kuningan) — Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Bedah DIPA Tahun 2026 selama dua hari, Kamis hingga Jum’at, 08–09 Januari 2026, bertempat di Hotel Santika Premiere Linggarjati, Kabupaten Kuningan.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, para Wakil Rektor, Kepala Biro Akademik, Keuangan dan Umum (AKU), para Kepala Bagian, Kepala Subbagian, Dekan, Wakil Dekan, Ketua Lembaga, Kepala Pusat, Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), serta tamu undangan dari Tim Dewan Pengawas BLU dan Ketua Umum IKA UIN SSC beserta tim.
Memasuki sesi inti, kegiatan Bedah DIPA dipandu langsung oleh Kepala Biro Akademik, Keuangan dan Umum, Dr. H. Susari, M.A., dengan menghadirkan dua narasumber dari Dewan Pengawas BLU, yakni Nurfatoni, S.Sos., M.AP. dan Dr. H. Solichin, S.H., M.Kn.
Dalam paparannya, Nurfatoni, S.Sos., M.AP., menekankan bahwa Bedah DIPA Tahun 2026 memiliki peran strategis dalam memaksimalkan hasil dan pemanfaatan aset Badan Layanan Umum (BLU) di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Ia mendorong seluruh unit kerja untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengelola potensi aset yang dimiliki agar mampu memberikan nilai tambah bagi institusi.
“Optimalisasi aset BLU harus diarahkan untuk mendukung keberlanjutan keuangan dan peningkatan layanan pendidikan. DIPA menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh potensi tersebut terencana dan termanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. H. Solichin, S.H., M.Kn., menegaskan bahwa pengelolaan DIPA Tahun 2026 perlu diarahkan tidak hanya pada kepatuhan administratif, tetapi juga pada pengembangan unit usaha berbasis BLU yang berorientasi pada produktivitas dan kemandirian institusi.
“Pengembangan usaha berbasis BLU harus dirancang secara terukur dan akuntabel, sehingga mampu meningkatkan pendapatan, memperkuat layanan, serta mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tegasnya.
Melalui kegiatan Bedah DIPA Tahun 2026 ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon meneguhkan komitmennya untuk mengelola anggaran secara efektif, transparan, dan berorientasi pada hasil, sekaligus mendorong optimalisasi aset dan pengembangan usaha BLU sebagai pilar penting dalam mewujudkan universitas yang unggul dan berdaya saing.






