UIN Siber Cirebon — Dalam rangka memperkuat komitmen menuju kampus hijau dan berkelanjutan, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui Tim Pemeringkatan Kampus menggelar rapat koordinasi bersama Bagian Umum dan Akademik serta jajaran satuan pengamanan kampus pada Jumat (24/4/2026) pukul 14.00 WIB di Ruang Rapat Rektorat Lantai 3.
Rapat ini menjadi bagian dari langkah strategis kampus dalam mendukung standar penilaian UI GreenMetric World University Rankings, khususnya dalam aspek penataan lingkungan, efisiensi tata ruang, dan keberlanjutan mobilitas di area kampus.
Fokus Penataan Parkir dan Kerapian Lingkungan
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Tim Pemeringkatan Kampus, yakni Bagaskoro Rasyid Wicaksono, S.Par., M.Sc. dan Mardhah Sastri Utami, A.Md.Kes., S.Si., M.Biomed., bersama Kepala Bagian Umum dan Akademik Zainal Arifin, S.Ag., Koordinator Satpam Aryo, serta 28 anggota satuan pengamanan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Dalam pembahasan, tim menyoroti kondisi kendaraan bermotor di sejumlah titik kampus seperti FEBI, Perpustakaan, FDI, FASYA, dan Gedung ICC yang dinilai belum tertata optimal. Parkir tidak beraturan dinilai berdampak pada kenyamanan pejalan kaki, estetika lingkungan, serta citra kampus secara keseluruhan.
Tantangan Keterbatasan Lahan Parkir
Salah satu isu utama yang dibahas adalah keterbatasan lahan parkir yang tidak sebanding dengan jumlah kendaraan civitas akademika. Kondisi ini menyebabkan beberapa titik mengalami kepadatan tinggi, sehingga membutuhkan pengaturan yang lebih sistematis dan terintegrasi.
Pihak keamanan kampus mengakui bahwa pengelolaan parkir selama ini masih menghadapi sejumlah kendala, mulai dari keterbatasan personel, minimnya marka dan rambu parkir, hingga masih rendahnya kedisiplinan pengguna kendaraan.
Solusi Bertahap Menuju Kampus Tertib dan Hijau
Dalam forum tersebut disepakati sejumlah langkah jangka pendek, antara lain optimalisasi lahan parkir depan kampus, penataan ulang zona parkir berdasarkan kategori pengguna, serta pemasangan marka jalan dan rambu parkir untuk menciptakan keteraturan.
Selain itu, satpam akan dilibatkan lebih aktif dalam pengaturan lalu lintas kendaraan di titik-titik padat, terutama pada jam sibuk perkuliahan. Kampus juga merencanakan penguatan sistem pengawasan serta penataan alur keluar-masuk kendaraan.
Dorongan Perubahan Budaya Mobilitas
Lebih dari sekadar penataan teknis, rapat ini juga menekankan pentingnya perubahan budaya mobilitas di lingkungan kampus. Civitas akademika diimbau untuk mulai mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi, terutama bagi yang tinggal dalam radius dekat kampus.
Sejalan dengan arahan Rektor Aan Jaelani, berjalan kaki bagi yang tinggal dekat kampus serta pola antar-jemput bagi yang lebih jauh menjadi alternatif untuk mengurangi kepadatan kendaraan dan mendukung lingkungan yang lebih sehat.
Menuju Kampus Hijau dan Berkelanjutan
Tim Pemeringkatan Kampus menegaskan bahwa penataan kendaraan bukan semata untuk kepentingan peringkat, tetapi bagian dari transformasi besar menuju kampus yang lebih nyaman, tertib, dan berkelanjutan.
“Target utama kami adalah menciptakan lingkungan kampus yang nyaman, hijau, dan ramah bagi seluruh civitas akademika. Peringkat hanyalah dampak, bukan tujuan utama,” ungkap perwakilan tim.
Selain penataan parkir, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon juga terus mendorong penguatan aspek lain seperti perluasan ruang hijau, tata ruang kampus, serta pengelolaan lingkungan berbasis keberlanjutan sebagai bagian dari implementasi prinsip kampus hijau.
Komitmen Kolaboratif Seluruh Unsur Kampus
Melalui kolaborasi antara Tim Pemeringkatan, unit administrasi, satuan pengamanan, dan seluruh civitas akademika, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap transformasi ini dapat berjalan bertahap, konsisten, dan berkelanjutan.
Upaya ini menjadi bagian penting dalam memperkuat posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai kampus berbasis siber yang tidak hanya unggul dalam transformasi digital, tetapi juga berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan kualitas hidup akademik.


