UIN Siber Cirbeon — Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan perguruan tinggi yang modern, transparan, dan efisien. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Kegiatan yang dihelat di Lantai IV Gedung Siber Syekh Nurjati Cirebon ini resmi dibuka oleh Wakil Rektor II UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag. Dalam sambutannya, Prof. Jamali berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan ini dengan sungguh-sungguh demi mengoptimalkan kualitas administrasi di lingkungan kampus.
Ia menekankan, tertib arsip memegang peranan yang sangat krusial di era digital saat ini. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin canggih, dokumentasi arsip secara digital menjadi sebuah keniscayaan. Kendati demikian, transisi menuju sistem digital tersebut harus tetap berpedoman pada ketentuan-ketentuan yang diatur oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Komitmen kampus siber dalam mewujudkan keterbukaan informasi dan tata kelola yang terintegrasi turut diperkuat melalui peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Melalui mekanisme PPID, segala hal yang berkaitan dengan layanan informasi dan dokumentasi dikelola secara terpusat melalui satu pintu guna memastikan akuntabilitas kepada publik.
Acara yang berlangsung selama dua hari pada Kamis hingga Jumat, 08–09 Oktober 2026, ini menghadirkan narasumber utama Ahmad Maulana, S.Pd., M.I.Kom. Dalam pemaparannya yang berjudul “Kebijakan Kearsipan Dinamis dan Implementasi Akselerasi SPBE Melalui Aplikasi Srikandi”—yang dipandu oleh moderator Mukti Ali Fauzi, S.Pd.I.—ia mengupas tuntas urgensi transformasi digital dalam birokrasi pemerintahan.
Sesi pemaparan materi kemudian dilanjutkan dengan praktik teknis penggunaan aplikasi SRIKANDI secara mendalam. Para peserta yang terdiri atas pejabat, fungsional Arsiparis, serta pelaksana administrasi persuratan langsung menjajal berbagai menu esensial, mulai dari setting admin unit/lembaga, pengaturan pejabat penanda tangan (TTE), konfigurasi struktur organisasi dan jabatan, pengaturan akun pengguna dan hak akses, hingga finalisasi penataan administrasi aplikasi SRIKANDI.
Melalui sinergi antara implementasi aplikasi SRIKANDI, optimalisasi peran PPID, dan kesiapan sumber daya manusia, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon optimis mampu mewujudkan akselerasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) secara paripurna, andal, dan berkelanjutan.


