UIN Siber Cirebon — Komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik terus diperkuat melalui berbagai terobosan strategis, khususnya dalam implementasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
Langkah konkret telah dimulai sejak 15 Juli 2025 melalui Surat Keputusan Rektor dengan pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Kehadiran PPID ini menegaskan peran UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai badan publik yang berkewajiban memberikan layanan informasi secara transparan dan akuntabel, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan tersebut, pada 9–10 April 2026, tim PPID UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan kegiatan benchmarking ke UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola layanan informasi publik dengan belajar dari praktik terbaik yang telah diterapkan.
Tim yang dipimpin oleh Mohamad Arifin bersama Agung Ahdiansyah, Amelia Ayu Lestari, dan Bekti Sugiyono disambut langsung oleh jajaran PPID UIN Sunan Gunung Djati Bandung, yakni Dian Nuraiman bersama timnya yakni Eryanti Nurmala Dewi, Abudiman, Sahrul Fajar, dan Silvi Malviani
Dalam sambutannya, Mohamad Arifin menegaskan bahwa benchmarking ini merupakan langkah strategis untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam aspek keterbukaan informasi publik.
“Fokus utama kami adalah bagaimana memberikan layanan informasi yang cepat, tepat, dan transparan kepada masyarakat. Predikat kampus informatif tentu menjadi harapan, namun itu merupakan bonus dari komitmen kami dalam melayani publik,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, suasana diskusi berlangsung aktif dan produktif. Tim PPID UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon banyak melakukan tanya jawab secara mendalam dengan tim PPID UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Berbagai aspek teknis dan strategis dibahas, mulai dari pengelolaan konten, mekanisme pelayanan permohonan informasi, hingga pengembangan dan penyempurnaan website PPID.
Interaksi intensif ini menjadi langkah penting dalam upaya menyempurnakan website PPID UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon agar lebih responsif dan informatif dalam melayani kebutuhan masyarakat terkait keterbukaan informasi publik.
Sementara itu, Dian Nuraiman menyampaikan apresiasi atas keseriusan tim PPID UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mengembangkan layanan KIP.
“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk kolaborasi dan saling belajar. Harapannya, melalui diskusi dan berbagi pengalaman ini, kita dapat bersama-sama memperkuat tata kelola KIP, khususnya dalam pengembangan website PPID agar semakin optimal dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui benchmarking ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin optimistis mampu menghadirkan layanan informasi publik yang transparan, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat posisinya sebagai badan publik yang adaptif dan inovatif di era digital.






