UIN Siber Cirebon — Berbekal kemampuan analisis dan persiapan intensif, Wafiq Azizah, mahasiswa semester 7 Program Studi Tadris Biologi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, terpilih menjadi wakil kampus dalam tahap penyisihan Olimpiade Sains Antar-PTKI (OASE) III 2026 bidang Sains Biologi. Wafiq meraih nilai tertinggi dalam seleksi internal yang diikuti 30 mahasiswa lintas program studi.(21/10/26).
Seleksi yang dituntaskan pada 19 Oktober 2026 ini menjadi bagian dari upaya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyiapkan mahasiswa untuk bersaing dalam kompetisi sains tingkat nasional. Peserta berasal dari Program Studi Tadris Biologi, Bioteknologi, dan Informatika, dengan jenjang semester 1 hingga semester 7.
Lolos Dua Tahap Seleksi Ketat
Seleksi internal berlangsung dalam dua tahap. Pada tahap pertama, seluruh peserta mengerjakan 50 soal pilihan ganda. Enam mahasiswa dengan nilai tertinggi, terdiri atas empat mahasiswa Tadris Biologi dan dua mahasiswa Bioteknologi, melaju ke tahap berikutnya.
Persaingan semakin menantang pada tahap kedua. Keenam peserta harus menyelesaikan delapan soal uraian analitis, mempresentasikan jawaban, dan menjalani wawancara di hadapan pembimbing.
Materi seleksi tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga kemampuan menafsirkan data dan memecahkan studi kasus. Cakupannya meliputi tujuh bidang biologi, yaitu biologi sel dan molekuler, mikrobiologi, anatomi dan fisiologi, genetika dan evolusi, ekologi, biosistematika, serta bioteknologi.
Format tersebut dirancang menyerupai babak final OASE agar peserta terbiasa menghadapi soal analitis dan sistem penilaian kompetisi. Dari seluruh peserta, Wafiq memperoleh nilai tertinggi sebesar 53,451 dan ditetapkan sebagai wakil UIN Siber Cirebon untuk tahap penyisihan.
Latihan Intensif, Perkuat Materi dan Mental
Setelah terpilih, Wafiq menjalani pembinaan intensif bersama dua pembimbing bidang Biologi, Dr. Evi Roviati, S.Si., M.Pd., dan Dr. Laita Nurjannah, M.Si. Latihan menggunakan soal dengan tingkat kesulitan lebih tinggi dibandingkan soal seleksi internal.
Pembinaan tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga kesiapan mental agar Wafiq mampu menghadapi tekanan kompetisi. Sebelum penyisihan, kontingen mengikuti simulasi dan pemeriksaan kesiapan teknis pada 20 Oktober 2026.
Tahap penyisihan OASE III 2026 bidang Biologi dijadwalkan berlangsung secara daring dari kampus masing-masing pada 22 Oktober 2026.
Keterbatasan Jadi Motivasi untuk Berprestasi
Pembimbing mengakui persaingan menjadi tantangan tersendiri karena UIN Siber Cirebon memiliki Program Studi Tadris Biologi, bukan program studi Biologi murni, sementara Program Studi Bioteknologi masih berada pada semester pertama.
Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat untuk memberikan hasil terbaik.
“Kami memandang keterbatasan ini sebagai motivasi. Persiapan materi dan mental yang sudah dijalani menunjukkan kesiapan kontingen, dan kami optimis dapat memberikan hasil terbaik di bidang Biologi,” ujar Dr. Evi Roviati.
Keikutsertaan Wafiq di OASE diharapkan menjadi pengalaman berharga sekaligus inspirasi bagi mahasiswa lainnya. Prestasi tidak hanya dibangun dari fasilitas dan latar belakang program studi, tetapi juga melalui ketekunan, latihan terarah, dan keberanian menghadapi tantangan.
Melalui seleksi dan pembinaan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mendorong tumbuhnya budaya kompetisi sains serta semangat mahasiswa untuk berprestasi di tingkat nasional.



