UIN Siber Cirebon – Himpunan Mahasiswa Pariwisata (HIMPARIS) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Workshop Ecotourism bertajuk “Travel Responsibly, Preserve Naturally: Mewujudkan Ekowisata untuk Kampus Berkelanjutan”. Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pelestarian lingkungan sekaligus mendorong terwujudnya budaya Green Campus di lingkungan kampus. Selasa,(13/10/26).
Workshop tersebut merupakan salah satu program kerja HIMPARIS yang dirancang sebagai ruang edukasi bagi mahasiswa mengenai ekowisata dan keberlanjutan pariwisata. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak memahami bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar wacana, melainkan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari.
Ketua HIMPARIS, Lubna Alya, menyampaikan bahwa workshop ini menjadi langkah awal untuk mendorong mahasiswa agar tidak hanya memahami konsep keberlanjutan secara teori, tetapi juga menerapkannya melalui tindakan nyata.
Menurutnya, mahasiswa pariwisata memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan antara pengembangan destinasi wisata dan kelestarian alam. Keberhasilan pariwisata, kata dia, tidak cukup diukur dari jumlah kunjungan wisatawan atau keuntungan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menjaga lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran mahasiswa agar lebih peduli terhadap lingkungan dan ikut berkontribusi dalam gerakan Green Campus,” menjadi pesan utama yang ingin dibangun HIMPARIS melalui workshop tersebut.
Workshop ini menghadirkan Mardhah Sastri Utami, M.Biomed., sebagai pemateri yang membahas konsep ekowisata berkelanjutan serta keterkaitan aktivitas pariwisata dengan pelestarian lingkungan.
Dalam pemaparannya, mahasiswa mendapatkan pemahaman bahwa ekowisata bukan sekadar kegiatan berwisata ke alam terbuka. Lebih dari itu, ekowisata merupakan pendekatan pariwisata yang memperhatikan keseimbangan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi agar manfaat wisata dapat dirasakan tanpa merusak alam.
Pada sesi pertama, peserta mempelajari konsep responsible travel atau perjalanan wisata yang bertanggung jawab. Mahasiswa diajak memahami bahwa wisatawan maupun pelaku industri pariwisata memiliki peran dalam menjaga kebersihan destinasi, menghormati masyarakat setempat, serta mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem.
Dengan demikian, pengelolaan destinasi wisata perlu mempertimbangkan daya dukung lingkungan dan kelestarian sumber daya alam, bukan hanya mengejar peningkatan jumlah pengunjung.
Ketua Jurusan Pariwisata Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Hafni Khairunnisa, M.Sc., turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa workshop ini merupakan kegiatan ekowisata pertama yang diselenggarakan di lingkungan Jurusan Pariwisata Syariah.
Hafni mengapresiasi inisiatif HIMPARIS yang menghadirkan kegiatan edukatif dan menghubungkan pembelajaran akademik dengan praktik pelestarian lingkungan. Menurutnya, pemahaman tentang keberlanjutan menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi masa depan industri pariwisata.
Melalui workshop ini, HIMPARIS berharap mahasiswa semakin peduli terhadap lingkungan dan mampu menerapkan prinsip keberlanjutan, mulai dari mengurangi sampah, menjaga kebersihan kampus, hingga mendukung kegiatan ramah lingkungan.
Semangat “Travel Responsibly, Preserve Naturally” pun menjadi ajakan bagi seluruh sivitas akademika untuk mengambil bagian dalam mewujudkan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan. Sebab, menjaga bumi dapat dimulai dari langkah sederhana di lingkungan kampus.




