UIN Siber Cirebon (Bandung) — Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (DEMA FDKI) Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon turut ambil bagian dalam kegiatan Study Comparative Lintas Universitas 2026 yang mengusung tema “Sharing & Learning: Strategi Pengelolaan Program Kerja DEMA FDK, FDIKOM, FDKI dan BEM FAI yang Relevan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026 di Gedung Aula Abjan Solaeman, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.
Perkuat Jejaring dan Wawasan Organisasi
Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi organisasi mahasiswa untuk saling bertukar gagasan dan pengalaman dalam pengelolaan program kerja. Selain DEMA FDKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, kegiatan ini juga melibatkan DEMA FDK UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai tuan rumah, BEM FAI Universitas Islam As-Syafi’iyah Bekasi, serta DEMA FDIKOM Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Delegasi DEMA FDKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon hadir dengan 25 anggota aktif di bawah kepemimpinan Vio Naturohmat, dengan koordinasi delegasi yang dipimpin oleh Abdul Hasib. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas organisasi sekaligus memperluas jejaring antarperguruan tinggi.
Diskusi Strategis dan Kolaboratif
Rangkaian kegiatan diawali dengan Opening Ceremony, kemudian dibuka secara resmi oleh Abdul Aziz Ma’arif. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa study comparative merupakan sarana penting dalam membangun kolaborasi dan inovasi organisasi.
“Study comparative seperti ini merupakan langkah positif dalam memperluas wawasan organisasi, karena tidak hanya menjadi ruang belajar dari pengalaman lembaga lain, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas,” ungkapnya.
Kegiatan inti diisi dengan diskusi panel bertema “Inovasi dan Kolaborasi sebagai Kunci Kemajuan Organisasi” yang membahas strategi pengelolaan program kerja, inovasi kreatif, serta evaluasi organisasi. Selain itu, sesi Sharing & Focus Group Discussion (FGD) menjadi ruang interaktif bagi peserta untuk merumuskan rekomendasi program kolaboratif ke depan.
Komunikasi Jadi Kunci Organisasi
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum DEMA FDKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Vio Naturohmat, menegaskan pentingnya komunikasi dalam keberlangsungan organisasi.
“Komunikasi yang terbuka dan transparan menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang sehat, sehingga setiap gagasan dan evaluasi dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Dorong Inovasi dan Program Adaptif
Kegiatan ditutup dengan campus tour yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengenal lebih dekat fasilitas akademik di lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Bandung sekaligus mempererat hubungan antarlembaga.
Melalui keikutsertaan dalam Study Comparative 2026 ini, DEMA FDKI Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan mampu mengadopsi berbagai praktik terbaik serta mengembangkan program kerja yang lebih inovatif, adaptif, dan berdampak bagi mahasiswa serta masyarakat luas.


