UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (Cirebon). UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui Pustikom terus memperkuat komitmennya sebagai kampus berbasis digital melalui penyelenggaraan workshop bertajuk “Sosialisasi Aplikasi Reviu”. Kegiatan yang digelar oleh Biro Akademik dan Umum UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ini berlangsung di Aula Gedung LPM lantai 3 dan diikuti dengan antusias oleh para peserta dari berbagai unit kerja.
Workshop ini menjadi langkah strategis universitas dalam mendorong percepatan transformasi digital, khususnya dalam tata kelola administrasi dan layanan berbasis sistem. Tidak sekadar sosialisasi, kegiatan ini juga menekankan praktik langsung penggunaan aplikasi guna memastikan implementasi berjalan optimal di lingkungan kampus.
Kepala Biro AKU, Dr. H. Susari, MA., menegaskan bahwa pendekatan praktik langsung menjadi kunci keberhasilan adopsi sistem digital.
“Hari ini kita melakukan tindakan aksi melalui praktik langsung. Ini penting agar penggunaan aplikasi benar-benar bisa terlaksana,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa digitalisasi membawa dampak signifikan terhadap efisiensi kerja, baik dari sisi anggaran maupun waktu. Selain itu, kehadiran aplikasi ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap dokumen fisik.
“Kegiatan yang sudah ada kita formalisasikan dalam sistem. Harapannya, tidak ada lagi dokumen dalam bentuk kertas karena aplikasi ini memberikan banyak kemudahan,” tambahnya.
Sebagai kampus siber, UIN Siber Cirebon dituntut untuk berada di garda terdepan dalam inovasi layanan digital. Menurutnya, pengembangan aplikasi ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong perubahan pola pikir sivitas akademika agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Sementara itu, Budi Afandi, M.Pd.I., dari Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) turut memberikan apresiasi kepada UPT TIK (Pustikom) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Kami mengapresiasi Pustikom atas kegiatan ini. Mudah-mudahan aplikasi baru ini dapat berjalan dengan baik serta mendukung berbagai kegiatan yang ada menjadi lebih baik ke depan,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Pustikom, Riyanto, S.Kom., M.Kom., menjelaskan bahwa pengembangan aplikasi ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam membangun ekosistem digital yang terintegrasi.
“Dalam rangka berkhidmat untuk kemajuan lembaga, kami membangun dan mengembangkan proses digital di lingkungan kampus sehingga terbentuk ekosistem digital yang terintegrasi dalam satu data,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Pustikom terus berupaya menyediakan layanan digital yang terstandar, memfasilitasi berbagai kebutuhan unit kerja, serta memberikan pendampingan dalam penggunaan aplikasi dan peningkatan literasi digital bagi seluruh sivitas akademika.
Melalui workshop ini, diharapkan tercipta sistem kerja yang lebih efisien, transparan, dan terintegrasi di seluruh lini layanan kampus. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat transformasi menuju tata kelola perguruan tinggi yang modern, adaptif, dan berbasis teknologi digital.


