UIN Siber Cirebon (Surabaya) – Tiga dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, berpartisipasi dalam dua forum akademik, yakni International Conference on Islamic Counseling Studies (ICONICS) di UIN Sunan Ampel Surabaya dan Simposium Nasional Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam (PABKI) di Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah (UII Dalwa), Pasuruan, Jawa Timur, pada 20–22 Oktober 2026.
Ketiga dosen tersebut adalah Dr. Jaja Suteja, M.Pd.I., Wakil Dekan II FDKI; Bambang Setiawan, M.Pd., Ketua Jurusan BKI; serta Rina Kurnia, M.Pd., Sekretaris Jurusan BKI. Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas akademik dosen, memperluas jejaring kolaborasi antarperguruan tinggi, serta mengembangkan keilmuan BKI agar semakin relevan dengan dinamika masyarakat dan tantangan global.
Partisipasi dalam kedua forum tersebut juga menjadi kesempatan untuk bertukar gagasan dengan akademisi dan praktisi, memperkaya perspektif keilmuan, serta menjajaki peluang pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang konseling Islam.
ICONICS 2026 Hadirkan Perspektif Internasional tentang Konseling Islam
International Conference on Islamic Counseling Studies (ICONICS) menjadi ruang akademik bagi dosen, peneliti, praktisi konseling, dan pemerhati pendidikan spiritual untuk mendiskusikan perkembangan konseling Islam dalam menghadapi persoalan individu dan masyarakat modern.
Konferensi ini menghadirkan sejumlah narasumber dari dalam dan luar negeri, di antaranya Datin Dr. Siti Taniza Thaha dari Persatuan Kaunselor Pendidikan Malaysia (PEKA Malaysia) dan Dr. Muhammad Fizar Bin Zainal, Presiden Ain Society, Singapura. Dari Indonesia, hadir Prof. Dr. Ida Umami, M.Pd., Kons., Rektor sekaligus dosen BKI UIN Jurai Siwo Lampung, serta Dr. Agus Santoso, S.Ag., M.Pd., Presiden PABKI.
Kehadiran para narasumber tersebut memperkaya diskusi mengenai pengembangan layanan konseling, peningkatan kompetensi konselor, dan peluang kolaborasi lintas negara dalam bidang bimbingan dan konseling.
Bagi dosen BKI FDKI UIN Siber Cirebon, forum ini membuka ruang untuk mempelajari berbagai perspektif dan praktik baik dalam pengembangan konseling yang memadukan pendekatan psikologis, sosial, budaya, dan spiritual Islam.
Di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital, konseling Islam memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan mental, penguatan karakter, ketahanan diri, dan kematangan spiritual. Pertukaran pengetahuan dalam forum internasional diharapkan dapat memperkaya pendekatan akademik dan praktik konseling yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Simposium Nasional PABKI Perkuat Kolaborasi Keilmuan

Selain mengikuti ICONICS, rombongan dosen BKI FDKI UIN Siber Cirebon berpartisipasi dalam Simposium Nasional PABKI yang diselenggarakan di Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah (UII Dalwa), Pasuruan, Jawa Timur.
Simposium ini menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi akademik, membangun sinergi antarprogram studi, dan mendorong pengembangan keilmuan Bimbingan dan Konseling Islam di lingkungan perguruan tinggi Indonesia.
Sejumlah akademisi dan pimpinan perguruan tinggi turut hadir, di antaranya Prof. Dr. Ida Umami, M.Pd., Kons., Rektor UIN Jurai Siwo Lampung sekaligus anggota Dewan Eksekutif LAMGAMA; Dr. Agus Santoso, S.Ag., M.Pd., Presiden PABKI; Assoc. Prof. Dr. Segaf Baharun, M.HI., M.Pd., Rektor UII Dalwa; serta Assoc. Prof. Dr. Zainal Abidin, M.Pd., Direktur Pascasarjana UII Dalwa.
Keterlibatan para akademisi tersebut membuka kesempatan untuk bertukar gagasan mengenai pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi lulusan, penguatan mutu akademik, dan inovasi layanan konseling yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Bagi Program Studi BKI FDKI UIN Siber Cirebon, forum nasional ini menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dalam mengembangkan pendidikan konselor yang profesional, berintegritas, serta memiliki kepekaan terhadap dimensi spiritual dan persoalan sosial kemasyarakatan.
Perkuat Internasionalisasi dan Mutu Akademik FDKI
Keikutsertaan dosen dalam konferensi internasional dan simposium nasional tidak hanya menjadi sarana pengembangan kapasitas individu, tetapi juga membuka peluang untuk memperkuat mutu akademik institusi.
Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari kedua forum tersebut berpotensi dikembangkan melalui pembaruan materi pembelajaran, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, serta kemitraan strategis dengan perguruan tinggi dan organisasi profesi.
Penguatan jejaring akademik juga menjadi bagian dari upaya mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi. Melalui komunikasi dan pertukaran pengetahuan dengan akademisi dari berbagai latar belakang, pengembangan keilmuan BKI dapat terus mengikuti perkembangan global dengan tetap menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai landasan etik dan spiritual.
Upaya tersebut turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 4 tentang Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan kapasitas akademik dan pengembangan pendidikan konselor yang profesional. Kolaborasi lintas perguruan tinggi dan negara juga relevan dengan SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, terutama dalam membangun kerja sama untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan mutu pendidikan.
Melalui partisipasi dalam ICONICS dan Simposium Nasional PABKI, FDKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan dapat memperluas kolaborasi akademik yang berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat profesionalitas konselor, serta mengembangkan layanan Bimbingan dan Konseling Islam yang relevan dengan kebutuhan umat dan masyarakat global.


