UIN Siber Cirebon (Malaysia)– Komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berdaya saing global terus diwujudkan melalui penguatan jejaring internasional. Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) kembali membuka peluang kolaborasi akademik lintas negara melalui kunjungan akademik yang dilakukan dosen Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi, Dr. Andri Azis Putra, ke Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Malaysia, pada 6 Juni 2026.
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pengambilan data penelitian, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menjajaki berbagai bentuk kerja sama internasional yang diharapkan memberikan manfaat luas bagi sivitas akademika, khususnya mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Berbagai peluang kolaborasi yang dibahas meliputi short course, student exchange, international mobility, double degree, riset kolaboratif, hingga publikasi ilmiah internasional.
Melalui inisiatif ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan pendidikan global sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik bertaraf internasional.
Perkuat Kolaborasi Akademik Indonesia–Malaysia
Dalam kunjungan tersebut, Dr. Andri Azis Putra berdiskusi bersama Prof. Dr. Engku Ahmad Zaki bin Engku Alwi, Profesor Pusat Pengajian Usuluddin Fakulti Pengajian Kontemporari Islam UniSZA, serta Dr. Nor Faridah binti Mat Nong, Pensyarah Fakulti Pengajian Kontemporari Islam sekaligus Penyelaras Industri-Akademia UniSZA.

Diskusi berlangsung dalam suasana akademik yang produktif dengan membahas berbagai isu strategis, mulai dari kajian Islam kontemporer, identitas keagamaan, masyarakat Muslim minoritas, hingga transformasi sosial di era digital. Selain itu, kedua institusi juga mengidentifikasi peluang kerja sama yang dapat diwujudkan melalui program akademik bersama.
Dr. Andri Azis Putra menegaskan bahwa kolaborasi internasional merupakan salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperluas pengalaman belajar mahasiswa.
“Kerja sama internasional bukan hanya tentang membangun hubungan antaruniversitas, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi mahasiswa dan dosen melalui pertukaran ilmu pengetahuan, riset bersama, serta kesempatan belajar dalam lingkungan akademik global. Kami berharap penjajakan ini menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Membuka Kesempatan Mahasiswa Menembus Kancah Internasional
Salah satu fokus utama pembahasan adalah pengembangan program yang memberikan dampak langsung bagi mahasiswa. Melalui kerja sama dengan UniSZA, mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berpeluang mengikuti berbagai program internasional yang dapat memperkaya pengalaman akademik maupun kompetensi global.
Program seperti student exchange, international mobility, dan short course diharapkan mampu meningkatkan kemampuan akademik, memperluas wawasan lintas budaya, serta membangun jejaring internasional yang bermanfaat bagi pengembangan karier mahasiswa di masa depan.
Selain itu, peluang double degree dan riset kolaboratif juga menjadi bagian dari strategi penguatan kualitas lulusan agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
UniSZA Siap Dukung Kolaborasi Berkelanjutan
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Engku Ahmad Zaki bin Engku Alwi menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membangun kerja sama akademik lintas negara.
Menurutnya, tantangan pendidikan tinggi saat ini menuntut perguruan tinggi untuk semakin terbuka terhadap kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kolaborasi akademik menjadi kunci untuk menghasilkan inovasi dan memperluas dampak keilmuan. UniSZA sangat terbuka untuk menjalin kerja sama yang saling menguntungkan, baik melalui riset bersama, publikasi internasional, pertukaran mahasiswa, maupun pengembangan program akademik lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Dr. Nor Faridah binti Mat Nong menambahkan bahwa sinergi antara perguruan tinggi Indonesia dan Malaysia memiliki potensi besar dalam menghasilkan berbagai inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat global.
Dukung Agenda Internasionalisasi UIN Siber Cirebon
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Anwar Sanusi, menyampaikan bahwa penjajakan kerja sama ini merupakan bagian dari strategi fakultas dalam memperluas jejaring internasional sekaligus meningkatkan mutu pendidikan.
Menurutnya, internasionalisasi bukan hanya ditandai dengan banyaknya kerja sama yang terjalin, tetapi juga sejauh mana kerja sama tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, serta pengembangan institusi.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap kemitraan internasional yang dibangun mampu menghadirkan peluang baru bagi sivitas akademika. Mahasiswa harus memperoleh akses pembelajaran global, dosen semakin produktif dalam penelitian dan publikasi internasional, sementara institusi semakin kuat dalam membangun reputasi akademik di tingkat dunia,” jelasnya.
Ia berharap komunikasi yang telah terjalin dengan UniSZA dapat segera ditindaklanjuti melalui implementasi berbagai program konkret yang memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas pendidikan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Melalui penguatan kemitraan internasional ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing global, sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa untuk berkembang di lingkungan akademik internasional.


