UIN Siber Cirebon (Jakarta) – Dosen Program Studi Pariwisata Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Arief Pradhana, M.Sc., menjadi salah satu pemakalah dalam National Islamic History Symposium 2026 yang mengangkat tema “Rewriting Islamic History: Sources, Networks, and Social Change.” Kegiatan ilmiah nasional ini diselenggarakan oleh Program Doktoral Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia pada 28 Juli 2026 di Gedung Teater Lantai 5, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Simposium ini mempertemukan akademisi, mahasiswa pascasarjana, peneliti, BRIN, budayawan, serta pemerhati sejarah dari berbagai daerah di Indonesia untuk mendiskusikan kembali perkembangan sejarah Islam melalui pendekatan sumber sejarah, jejaring, serta dinamika perubahan sosial masyarakat.
Kolaborasi Penelitian tentang Masyarakat Maritim Cirebon

Pada kesempatan tersebut, Arief Pradhana berkolaborasi dengan Lulyatul Mutmainah, Dosen Manajemen Mutu Halal Universitas Siliwangi Tasikmalaya, mempresentasikan hasil penelitian berjudul “Transformasi Sosio-Ekonomi Masyarakat Maritim Cirebon: Dari Pusat Perdagangan Islam hingga Marginalisasi Nelayan Tradisional.”
Penelitian tersebut mengkaji perjalanan kawasan pesisir Kabupaten dan Kota Cirebon yang pada abad ke-15 hingga ke-17 dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan Islam di Nusantara. Kajian kemudian menelusuri perubahan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat pesisir dari masa Kesultanan Cirebon hingga era modern, termasuk berbagai dinamika kebijakan yang memengaruhi kehidupan masyarakat nelayan.
Arief Pradhana menjelaskan bahwa penelitian tersebut berupaya menghadirkan perspektif historis mengenai perkembangan masyarakat pesisir yang terus mengalami transformasi.
“Melalui penelitian ini, kami ingin melihat kembali perjalanan masyarakat maritim Cirebon dari masa kejayaan perdagangan Islam hingga kondisi masyarakat pesisir saat ini. Perubahan yang terjadi tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga menyangkut kehidupan sosial dan budaya masyarakat pesisir yang terus berkembang dari waktu ke waktu,” ujarnya.
Sementara itu, Lulyatul Mutmainah menilai kawasan pesisir Cirebon memiliki nilai historis sekaligus potensi besar untuk terus dikaji dalam perspektif akademik.
“Kajian mengenai masyarakat maritim Cirebon menjadi penting karena wilayah pesisir memiliki sejarah dan potensi yang besar. Dengan memahami perubahan yang terjadi dari masa ke masa, kita dapat melihat berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat pesisir sekaligus memahami potensi yang dapat dikembangkan untuk masa depan,” ungkapnya.
Mendapat Tanggapan Akademik dari Pakar Sejarah Islam
Presentasi penelitian tersebut memperoleh pembahasan dan tanggapan langsung dari Prof. Amelia Fauzia, Ph.D. serta Prof. Jajang Jahroni, M.A., Ph.D. Keduanya memberikan masukan akademik mengenai pendekatan penelitian serta relevansi kajian terhadap perkembangan historiografi Islam di Indonesia.
Prof. Amelia Fauzia menilai penelitian tersebut memberikan perspektif yang menarik dalam memahami hubungan antara perdagangan Islam dan perubahan sosial masyarakat pesisir.
“Kajian mengenai transformasi masyarakat maritim Cirebon memberikan perspektif yang menarik dalam melihat hubungan antara sejarah, perdagangan Islam, dan perubahan sosial masyarakat pesisir. Penelitian seperti ini penting untuk memperkaya pemahaman mengenai perkembangan masyarakat dari masa lalu hingga masa kini,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Prof. Jajang Jahroni yang menekankan pentingnya penelitian sejarah maritim sebagai bagian dari kajian sejarah nasional.
“Sejarah masyarakat pesisir tidak dapat dipisahkan dari dinamika perdagangan, kebijakan penguasa, serta perubahan sosial dan ekonomi. Kajian mengenai Cirebon dapat menjadi salah satu bahan penting untuk memahami bagaimana perubahan tersebut membentuk kehidupan masyarakat pesisir hingga saat ini,” katanya.
Kontribusi Akademik bagi Pengembangan Kajian Sejarah Islam
Partisipasi dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam forum ilmiah nasional ini menjadi wujud kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya kajian sejarah Islam, sejarah maritim, dan dinamika sosial masyarakat Indonesia.
Melalui penelitian yang dipresentasikan, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mendorong lahirnya karya ilmiah yang tidak hanya memperkaya khazanah akademik, tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perubahan sosial masyarakat berdasarkan perspektif sejarah. Kegiatan ini sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi riset antarperguruan tinggi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah di tingkat nasional.


