Berita Ekoteologi Inovasi Kegiatan KKN | Pengabdian Masyarakat SDGs
Home » Pos » Berita » LPPM UIN Siber Cirebon Monitoring KKN 2026 di Desa Kalibaru, Mahasiswa KKN 142 Hadirkan Inovasi Eco Enzym untuk Lingkungan Berkelanjutan

LPPM UIN Siber Cirebon Monitoring KKN 2026 di Desa Kalibaru, Mahasiswa KKN 142 Hadirkan Inovasi Eco Enzym untuk Lingkungan Berkelanjutan

LPPM UIN Siber Cirebon Monitoring KKN 2026 di Desa Kalibaru, Mahasiswa KKN 142 Hadirkan Inovasi Eco Enzym untuk Lingkungan Berkelanjutan

UIN Siber Cirebon (Kalibaru, Tengah Tani)  – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memastikan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dilaksanakan di berbagai lokasi KKN yang tersebar di Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, hingga Kabupaten Indramayu.

Pada Kamis (6/8/2026), salah satu tim monitoring LPPM diterjunkan ke Desa Kalibaru, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon. Tim monitoring yang diwakili oleh Mohamad Arifin melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja Kelompok KKN 142, yang mengusung tema Pelestarian Lingkungan.

Kelompok KKN 142 beranggotakan 15 mahasiswa, diketuai oleh Januar Ibrahim, serta dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Rijal Assidiqi Mulyana, M.Pd. Selama pelaksanaan KKN, kelompok ini aktif mengembangkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada edukasi lingkungan, inovasi, dan pengelolaan limbah berbasis masyarakat.

Monitoring untuk Memastikan Program Tepat Sasaran

Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan LPPM tidak hanya bertujuan mengevaluasi aspek administratif, tetapi juga memastikan bahwa setiap program kerja mahasiswa benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Terbit 40 Buku Digital Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Sila Unduh di Smart PAI  

Dalam kegiatan tersebut, Mohamad Arifin berdialog langsung bersama Ketua Kelompok KKN 142, Januar Ibrahim, beserta seluruh anggota kelompok. Diskusi berlangsung hangat dengan membahas perkembangan program kerja, tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan KKN, solusi yang telah diterapkan, hingga strategi menjaga keberlanjutan program setelah KKN berakhir.

Selain itu, tim monitoring juga menggali berbagai masukan dari mahasiswa mengenai kebutuhan masyarakat sehingga program yang dijalankan tetap relevan, adaptif, dan memberikan dampak jangka panjang.

“Monitoring dan evaluasi bukan hanya melihat laporan administrasi, tetapi juga mendengarkan langsung pengalaman mahasiswa selama mengabdi di tengah masyarakat. Dari proses ini kami dapat mengetahui berbagai tantangan di lapangan, mencari solusi bersama, sekaligus memastikan bahwa program KKN benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Mohamad Arifin.

Eco Enzym, Solusi Ramah Lingkungan dari Mahasiswa KKN

Saat monitoring berlangsung, mahasiswa Kelompok KKN 142 sedang melaksanakan salah satu program unggulannya, yaitu pembuatan Eco Enzym, sebuah cairan hasil fermentasi limbah organik yang memiliki banyak manfaat bagi lingkungan.

Perkuat Jejaring Global, Wakil Rektor III UIN Siber Cirebon Bertolak ke Malaysia untuk Perluas Kolaborasi Internasional dengan Universiti Islam Selangor

Eco Enzym dibuat dari campuran limbah buah dan sayuran, gula merah atau molase, serta air yang difermentasi dalam jangka waktu tertentu. Hasil fermentasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair, cairan pembersih alami, pengurai limbah organik, hingga membantu memperbaiki kualitas lingkungan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sampah organik rumah tangga menjadi produk yang memiliki nilai guna, sekaligus mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

Program tersebut diharapkan menjadi salah satu solusi sederhana namun berdampak besar dalam mendukung budaya hidup bersih dan ramah lingkungan di Desa Kalibaru.

Ketua KKN: Edukasi Lingkungan Dimulai dari Rumah

Ketua Kelompok KKN 142, Januar Ibrahim, menjelaskan bahwa pemilihan program Eco Enzym didasarkan pada kebutuhan masyarakat terhadap solusi pengelolaan sampah organik yang mudah diterapkan.

UIN Siber Cirebon dan Universiti Islam Selangor Resmi Perkuat Kemitraan Global, Kolaborasi Akademik Tiga Tahun Dikukuhkan melalui MoU

“Kami memilih program Eco Enzym karena proses pembuatannya sederhana, bahannya mudah diperoleh dari limbah dapur, dan manfaatnya sangat besar bagi lingkungan. Harapannya, masyarakat dapat mengolah sampah organik menjadi produk yang bermanfaat sehingga mampu mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus membangun kebiasaan hidup yang lebih berkelanjutan,” ungkap Januar.

Menurutnya, edukasi mengenai pengelolaan sampah perlu dimulai dari lingkungan keluarga agar budaya menjaga kebersihan dapat tumbuh sejak dini.

Pendampingan DPL Perkuat Keberhasilan Program

Keberhasilan pelaksanaan berbagai program kerja Kelompok KKN 142 tidak terlepas dari pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Rijal Assidiqi Mulyana, M.Pd.

Melalui arahan dan pembinaan yang diberikan secara berkelanjutan, mahasiswa didorong untuk menyusun program yang inovatif, aplikatif, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pendekatan tersebut menjadikan setiap program tidak hanya selesai selama masa KKN, tetapi juga memiliki peluang untuk terus dikembangkan oleh masyarakat secara mandiri.

Wujud Komitmen LPPM Hadirkan KKN Berdampak

Monitoring dan Evaluasi KKN Tahun 2026 merupakan bagian dari komitmen LPPM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menjaga mutu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, LPPM memastikan bahwa setiap kelompok KKN mampu menjalankan program secara efektif, inovatif, dan memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Semangat “Kampus Berdampak” yang diusung UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus diwujudkan melalui berbagai inovasi mahasiswa di lapangan. Kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran akademik, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan sosial, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan kolaborasi antara mahasiswa, dosen pembimbing, pemerintah desa, dan masyarakat, pelaksanaan KKN 2026 diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang berkelanjutan serta mendukung terwujudnya desa yang lebih bersih, mandiri, dan berwawasan lingkungan.

Berita Populer

01

Pengumuman Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN Tahun 2026

02

UIN Siber Cirebon Jadi Tuan Rumah CBT Beasiswa S1 Kerajaan Maroko 2026, Perkuat Jejaring Internasional Pendidikan Islam

03

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

04

Pendaftaran Beasiswa BI 2026 UIN Siber Cirebon Semester I

05

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Archives

Pos Terbaru