UIN Siber Cirebon (Thailand) – Memasuki hari ketiga pelaksanaan KKN-PPL Internasional FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di Pattani, Thailand, mahasiswa mulai menjalankan kegiatan pengajaran secara rutin sesuai jadwal yang telah ditetapkan di masing-masing ma’had. Kegiatan yang berlangsung pada 13 Agustus 2026 di Ma’had Darul Ulum dan Ma’had Darul Qur’an ini menjadi bagian dari rangkaian pengabdian mahasiswa melalui kegiatan pembelajaran sekaligus interaksi langsung dengan para santri.
Pelaksanaan kegiatan tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memahami lingkungan pendidikan, budaya, serta kehidupan sosial masyarakat Pattani. Melalui interaksi sehari-hari dengan para santri, mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dalam menjalankan pengabdian di lingkungan lintas budaya.
Berbagi Pengetahuan di Ma’had Darul Ulum
Di Ma’had Darul Ulum, mahasiswa KKN-PPL Internasional FEBI, Bayu Euro Pamungkas Putra dan Muhammad Zaki, melaksanakan pembelajaran dengan materi yang beragam. Materi yang diberikan meliputi Bahasa, Sejarah, Tafsir, dan Fikih.
Keberagaman materi tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan yang dimiliki sekaligus menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan para santri. Proses belajar berlangsung melalui interaksi langsung antara mahasiswa dan santri sehingga tercipta suasana pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga pertukaran pengalaman.
Setelah waktu Magrib, keterlibatan mahasiswa berlanjut melalui kegiatan Yasinan bersama para santri. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari pengalaman pengabdian yang mempertemukan mahasiswa dengan tradisi keagamaan di lingkungan Ma’had Darul Ulum.
Mengajar Bahasa Melayu Rumi di Ma’had Darul Qur’an
Sementara itu, di Ma’had Darul Qur’an, mahasiswa Ahmad Najamuddin dan Moh. Dzikri Solahun Naqib melaksanakan kegiatan pembelajaran Bahasa Melayu Rumi bersama para santri.
Pembelajaran Bahasa Melayu Rumi menjadi pengalaman tersendiri bagi mahasiswa karena memungkinkan mereka berinteraksi secara langsung dengan lingkungan bahasa yang digunakan masyarakat setempat. Selain berbagi pengetahuan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar memahami karakteristik komunikasi dan pendidikan di Pattani.
Setelah Magrib, mahasiswa kembali mengikuti kegiatan Yasinan bersama para santri. Keterlibatan dalam kegiatan keagamaan tersebut memperkuat kedekatan mahasiswa dengan lingkungan ma’had sekaligus menjadi bagian dari proses adaptasi selama menjalankan KKN-PPL Internasional.
Pengabdian yang Berjalan melalui Pembelajaran dan Interaksi
Hari ketiga pelaksanaan KKN-PPL Internasional FEBI menandai dimulainya rutinitas pengabdian mahasiswa secara lebih aktif. Kegiatan tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas keagamaan bersama para santri.
Pimpinan Ma’had Darul Ulum, Ust. Jamal, menyambut baik keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran.
“Kami menyambut baik keterlibatan mahasiswa KKN-PPL Internasional FEBI dalam kegiatan pembelajaran di Ma’had Darul Ulum. Kehadiran mereka memberikan tambahan pengalaman bagi para santri melalui berbagai materi yang diajarkan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.”
Hal senada disampaikan Ust. Ibtisam Abu, Pimpinan Ma’had Darul Qur’an. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para santri.
“Kegiatan pembelajaran yang dilakukan mahasiswa menjadi kesempatan yang baik bagi para santri untuk mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda. Kami berharap mahasiswa dapat terus berbagi ilmu dan membangun interaksi yang baik dengan para santri selama menjalankan KKN-PPL Internasional di Pattani.”
Memperkuat Pengalaman Lintas Budaya
Kegiatan mengajar dan keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas keagamaan bersama para santri menjadi bagian penting dalam proses adaptasi selama berada di Pattani. Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembelajar yang memperoleh pengalaman langsung mengenai kehidupan pendidikan dan keagamaan masyarakat setempat.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, KKN-PPL Internasional FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus membawa semangat berbagi ilmu, membangun komunikasi, dan belajar lintas budaya. Pengalaman ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan pendidikan di Pattani.
Poin Penting Kegiatan
Pelaksanaan KKN-PPL Internasional FEBI di Pattani mulai memasuki tahap pengajaran secara rutin di masing-masing ma’had. Di Ma’had Darul Ulum, mahasiswa memberikan pembelajaran Bahasa, Sejarah, Tafsir, dan Fikih, sedangkan di Ma’had Darul Qur’an, mahasiswa mengajarkan Bahasa Melayu Rumi. Di luar kegiatan pembelajaran, mahasiswa juga mengikuti Yasinan bersama para santri setelah Magrib di kedua ma’had. Rangkaian kegiatan tersebut memperkuat interaksi mahasiswa dengan lingkungan pendidikan dan keagamaan di Pattani sekaligus menjadi ruang pembelajaran lintas budaya selama pelaksanaan KKN-PPL Internasional.
Kaitan dengan SDGs
Kegiatan ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui kontribusi mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran dan berbagi pengetahuan kepada para santri. Selain itu, interaksi pendidikan lintas negara turut mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, khususnya dalam membangun jejaring dan hubungan pendidikan antara Indonesia dan Thailand.


