UIN Siber Cirebon – Upaya Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat terus diwujudkan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berorientasi pada pengembangan potensi lokal. Salah satunya dilakukan oleh Mahasiswa KKN Kelompok 106 melalui kegiatan observasi dan pendampingan legalitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis digital marketing di Desa Sindangjawa, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, pada Kamis (24/7/2026).
Program ini menyasar salah satu pelaku UMKM produsen donat rumahan di RW 01 Desa Sindangjawa yang telah berkembang cukup pesat dan memiliki potensi untuk meningkatkan skala usahanya. Pendampingan dilakukan sebagai bentuk pengabdian mahasiswa dalam membantu pelaku usaha memperkuat aspek legalitas sekaligus memperluas pemasaran melalui pemanfaatan teknologi digital.
UMKM Donat Rumahan Miliki Potensi Besar untuk Berkembang
Hasil observasi menunjukkan bahwa usaha donat rumahan yang dikelola oleh Ibu Devi telah mampu membangun kepercayaan konsumen melalui kualitas produk yang konsisten. Setiap hari, proses produksi dimulai sejak malam agar donat tetap segar ketika dipasarkan pada pagi hari.
Produk tersebut dipasarkan melalui berbagai saluran, mulai dari penjualan langsung di rumah, penitipan di warung sekitar, hingga penjualan keliling ke berbagai kawasan permukiman.
Ketua KKN Kelompok 106, Fadhil Hisyam Adiputra, menjelaskan bahwa kapasitas pemasaran usaha tersebut tergolong tinggi.
“Untuk penjualan keliling saja, dalam sehari bisa menghabiskan sekitar 17 boks donat, di mana setiap boks berisi 12 buah. Wilayah pemasarannya bahkan menjangkau sekitar 15 kompleks perumahan setiap hari,” jelasnya.
Besarnya permintaan masyarakat membuat produk donat tersebut pernah mendapat tawaran untuk bergabung dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, peluang tersebut belum dapat dipenuhi karena kapasitas produksi harian masih terbatas.
Pendampingan Legalitas dan Transformasi Digital UMKM
Selain memiliki pasar yang luas, UMKM ini juga telah mengantongi Sertifikat Halal, sehingga memiliki nilai tambah dari sisi kualitas produk. Meski demikian, hasil observasi menunjukkan bahwa pelaku usaha belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai legalitas dasar dalam menjalankan usaha secara formal.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 106 merancang pendampingan yang tidak hanya berfokus pada aspek administrasi, tetapi juga penguatan pemasaran berbasis digital.
Pendampingan meliputi proses pengurusan NIB, edukasi mengenai pentingnya legalitas usaha, hingga pelatihan digital marketing agar pelaku UMKM mampu memperluas jangkauan pasar melalui media digital dan meningkatkan daya saing usahanya.
Melalui langkah tersebut, mahasiswa berharap UMKM lokal tidak hanya berkembang dari sisi produksi, tetapi juga memiliki fondasi usaha yang kuat untuk menjangkau peluang pasar yang lebih luas.
Kolaborasi Wujudkan UMKM yang Berdaya Saing
Ketua KKN Kelompok 106, Fadhil Hisyam Adiputra, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata tema KKN yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui penguatan legalitas usaha dan transformasi digital.
Menurutnya, masih banyak pelaku UMKM yang memiliki produk berkualitas, tetapi belum memperoleh pendampingan dalam aspek legalitas maupun pemasaran digital.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal agar pelaku usaha lebih siap menghadapi persaingan pasar sekaligus membuka peluang pengembangan usaha yang lebih besar di masa mendatang.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Asep Saepullah, S.Ag., M.H.I., mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan program yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Pendampingan legalitas usaha dan digital marketing dinilai menjadi bentuk pengabdian yang tidak hanya memberikan solusi jangka pendek, tetapi juga memperkuat kapasitas UMKM untuk berkembang secara berkelanjutan.
Melalui sinergi antara mahasiswa, pelaku UMKM, dan masyarakat, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mendorong lahirnya program-program pengabdian yang berdampak nyata. Pendampingan legalitas usaha, penguatan literasi digital, dan pemberdayaan ekonomi lokal menjadi bagian dari komitmen universitas dalam menciptakan masyarakat yang mandiri, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki daya saing yang semakin kuat.
SDGs yang Relevan
- SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui penguatan kapasitas UMKM, legalitas usaha, dan peningkatan daya saing ekonomi masyarakat.
- SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, dengan mendorong transformasi digital UMKM melalui pemanfaatan digital marketing.
- SDG 12 – Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui penguatan legalitas dan sertifikasi halal sebagai jaminan kualitas produk.
- SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan.


