UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 116 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Seminar Pendampingan Proses Produk Halal bertema “Pengembangan Sistem Pemasaran dan Pembayaran” di Balai Desa Karangwareng, Kecamatan Karangwareng, Kabupaten Cirebon, pada Kamis, 30 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam mendukung penguatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu meningkatkan daya saing melalui pemahaman mengenai sertifikasi halal, strategi pemasaran, serta sistem pembayaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Seminar diikuti oleh para pelaku UMKM, Ketua RT/RW, perangkat Desa Karangwareng, serta tokoh masyarakat. Hadir sebagai narasumber Moh. Izzuddin, S.Fil.I., M.H. dari Kementerian Agama Kabupaten Cirebon dan Sholehudin dari KUA Kecamatan Karangwareng.
Meningkatkan Pemahaman UMKM tentang Produk Halal
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya proses produk halal sebagai salah satu faktor yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat daya saing produk di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Dalam pemaparannya, Moh. Izzuddin menjelaskan bahwa sertifikasi halal tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan regulasi, tetapi juga menjadi nilai tambah yang mampu meningkatkan kredibilitas pelaku usaha.
“Daya saing UMKM tidak hanya ditentukan oleh harga, tetapi juga oleh kepatuhan, kualitas, kepercayaan konsumen, dan konsistensi dalam menjaga kehalalan produk,” ujar Moh. Izzuddin, S.Fil.I., M.H.
Selain membahas proses produk halal, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai strategi pengembangan sistem pemasaran dan sistem pembayaran yang dapat diterapkan untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memberikan kemudahan dalam transaksi usaha.
Diskusi Interaktif Dorong Pengembangan Usaha
Seminar berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para pelaku UMKM memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai berbagai tantangan yang mereka hadapi, mulai dari proses pemenuhan persyaratan produk halal hingga strategi pemasaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi.
Melalui forum tersebut, peserta memperoleh berbagai solusi dan masukan yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha masing-masing sehingga mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperkuat daya saing di pasar.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Abdul Ghoni, M.A., mengapresiasi pelaksanaan seminar yang dinilai mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Desa Karangwareng. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan instansi terkait menjadi langkah strategis dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis usaha yang berkualitas dan berdaya saing.
Sementara itu, Kuwu Desa Karangwareng, Yuherdi, S.Sos., menyambut baik terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam pengembangan usaha sehingga mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi desa.
Wujud Pengabdian Mahasiswa bagi Pemberdayaan UMKM
Seminar Pendampingan Proses Produk Halal menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa KKN Kelompok 116 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendukung peningkatan kualitas UMKM melalui edukasi yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap para pelaku UMKM semakin memahami pentingnya menjaga kualitas dan kehalalan produk, mengembangkan strategi pemasaran yang efektif, serta memanfaatkan sistem pembayaran yang modern untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas peluang usaha.
Selain memperkuat kapasitas pelaku usaha, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam mendukung pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat.
Mendukung Sustainable Development Goals (SDGs)
Kegiatan ini berkontribusi terhadap SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kapasitas pelaku UMKM, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan sistem pemasaran dan pembayaran yang lebih modern, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Kementerian Agama, KUA, pemerintah desa, dan masyarakat.


