UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 104 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Sosialisasi Pendampingan Proses Produk Halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Balai Desa Kalimaro, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, pada Rabu, 29 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya sertifikasi halal sebagai upaya memperkuat kualitas produk dan daya saing di pasar.
Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00–15.40 WIB tersebut dihadiri oleh Kuwu Desa Kalimaro, Ketua RT dan RW, kader PKK, tokoh masyarakat, serta para pelaku UMKM yang antusias mengikuti seluruh rangkaian sosialisasi.
Bekali UMKM Pemahaman Sertifikasi Halal
Sosialisasi difokuskan pada edukasi mengenai pentingnya legalitas halal bagi produk UMKM, mulai dari manfaat sertifikasi halal, alur pengajuan, hingga persyaratan yang perlu dipenuhi oleh pelaku usaha.
Koordinator Desa KKN Kelompok 104, Faiz Husni Abdillah, bertindak sebagai narasumber utama yang menjelaskan proses pendampingan sertifikasi halal secara praktis agar mudah dipahami oleh peserta.
Ia menegaskan bahwa sertifikasi halal tidak hanya menjadi bentuk kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi nilai tambah yang mampu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.
“Produk halal bukan sekadar label, tetapi komitmen terhadap kualitas, kebersihan, dan kepercayaan konsumen,” ujar Faiz.
Sinergi Mahasiswa, Pemerintah Desa, dan Pelaku UMKM
Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Kalimaro. Kehadiran Kuwu, perangkat desa, Ketua RT, Ketua RW, kader PKK, hingga tokoh masyarakat menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong pengembangan UMKM berbasis produk halal.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pendampingan bagi pelaku UMKM sehingga semakin banyak produk lokal Desa Kalimaro yang memiliki kepastian status halal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Jefik Zulfikar Hafizd, S.E., M.H., juga memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN yang menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha desa.
Mendorong UMKM Lebih Kompetitif
Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para pelaku UMKM memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai berbagai kendala dalam proses sertifikasi halal serta memperoleh arahan terkait langkah-langkah yang harus dilakukan.
Perwakilan peserta, Tri Setianingsih, menyambut baik kegiatan tersebut karena memberikan wawasan baru mengenai pentingnya legalitas halal dalam meningkatkan kualitas produk dan kepercayaan konsumen.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan telah didokumentasikan secara resmi melalui Berita Acara Nomor 012/BA-PPH/VII/2026 yang dilengkapi daftar hadir peserta dan dokumentasi kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan program.
Melalui sosialisasi ini, KKN Kelompok 104 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap semakin banyak pelaku UMKM Desa Kalimaro yang terdorong mengurus sertifikasi halal sehingga mampu meningkatkan daya saing produk, memperluas akses pasar, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis industri halal.
Mendukung Sustainable Development Goals (SDGs)
Kegiatan ini mendukung SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan daya saing UMKM, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong pengembangan produk halal yang berkualitas, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.


