UIN Siber Cirebon — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 37 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan inovasi pendidikan melalui program SIAP (Siang Aktif dan Produktif) sebagai upaya memperkuat budaya literasi anak-anak di Desa Klayan, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Program yang dimulai sejak 13 Juli 2026 ini menjadi ruang belajar alternatif yang memanfaatkan waktu siang hari agar lebih produktif sekaligus menumbuhkan semangat belajar sejak usia dini.
Dilaksanakan secara rutin setiap hari di Posko KKN Kelompok 37, program SIAP terbuka bagi anak-anak di sekitar desa yang ingin belajar bersama mahasiswa. Melalui pendampingan yang bersifat personal maupun kelompok kecil, mahasiswa membantu peserta meningkatkan kemampuan membaca, menulis, hingga memahami bacaan sederhana sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing.
Ruang Belajar Alternatif yang Ramah Anak
Program SIAP lahir dari kepedulian mahasiswa terhadap kebutuhan anak-anak Desa Klayan akan ruang belajar tambahan di luar jam sekolah. Posko KKN pun disulap menjadi tempat belajar yang nyaman, interaktif, dan menyenangkan sehingga anak-anak dapat mengembangkan kemampuan literasi tanpa merasa terbebani.
Setiap sesi pembelajaran dikemas secara komunikatif melalui kegiatan membaca bersama, latihan menulis, pendampingan memahami bacaan, hingga diskusi ringan yang mendorong rasa percaya diri peserta. Pendekatan tersebut membuat proses belajar menjadi lebih efektif sekaligus membangun kedekatan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat.
Antusiasme anak-anak terlihat dari kehadiran mereka yang konsisten setiap hari. Dukungan orang tua juga menjadi faktor penting yang menjadikan program ini berkembang sebagai ruang belajar alternatif yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Wujud Pengabdian Mahasiswa untuk Pendidikan Desa
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 37, Sigit Santoso, S.Hum., M.Pd.I., mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan program yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Program seperti SIAP ini menunjukkan bahwa mahasiswa KKN tidak hanya hadir untuk menjalankan program kerja administratif, tetapi juga peduli terhadap tumbuh kembang pendidikan anak-anak di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Menurutnya, konsistensi kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan literasi anak-anak sekaligus memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat selama pelaksanaan KKN.
Program SIAP juga menjadi bukti bahwa pengabdian mahasiswa tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan fisik, tetapi juga melalui pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan. Kehadiran mahasiswa sebagai pendamping belajar memberikan pengalaman baru bagi anak-anak sekaligus menghadirkan suasana belajar yang lebih menyenangkan.
Mendukung Pendidikan Berkualitas yang Berkelanjutan
Melalui Program SIAP, KKN Kelompok 37 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berupaya membangun kebiasaan belajar dan budaya literasi sejak dini sebagai fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Inisiatif ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menciptakan lingkungan belajar yang aktif, inklusif, dan berkelanjutan.
Program ini sekaligus mempertegas komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menghadirkan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak melalui kolaborasi antara mahasiswa dan warga desa, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Kontribusi terhadap SDGs
Program SIAP mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
- SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan kemampuan literasi dan penyediaan ruang belajar bagi anak-anak.
- SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Klayan dalam mendukung pendidikan yang inklusif.


