Berita Kegiatan KKN | Pengabdian Masyarakat SDGs
Home » Pos » Berita » KKN Kelompok 6 UIN Siber Cirebon Hadirkan Les Aksara, Dampingi Anak Desa Mulyasari Belajar Membaca

KKN Kelompok 6 UIN Siber Cirebon Hadirkan Les Aksara, Dampingi Anak Desa Mulyasari Belajar Membaca

Mahasiswa KKN Kelompok 6 UIN Siber Cirebon mendampingi anak-anak Desa Mulyasari belajar membaca melalui program Les Aksara.

UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 6 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan program “Les Aksara” sebagai ruang pendampingan literasi bagi anak-anak Desa Mulyasari. Program yang berlangsung secara rutin sejak 20 Juli hingga 13 Agustus 2026 tersebut dilaksanakan setelah salat Asar di Mushola Al-Hikmah.

Les Aksara menjadi bagian dari program kerja penguatan literasi KKN Kelompok 6 yang dirancang untuk mendampingi anak-anak dalam mengembangkan kemampuan membaca melalui kegiatan belajar yang sederhana, dekat dengan lingkungan mereka, dan menyenangkan.

Mendampingi Anak Belajar Membaca secara Bertahap

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN mendampingi anak-anak untuk berlatih mulai dari mengenal huruf, mengeja, membaca kata dan kalimat, hingga meningkatkan kelancaran membaca sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Pendampingan dilakukan secara bertahap dan personal. Dengan pendekatan tersebut, anak-anak dapat belajar mengikuti ritme masing-masing tanpa merasa terburu-buru. Mahasiswa juga berupaya menciptakan suasana belajar yang santai agar aktivitas membaca tidak dipandang sebagai kewajiban, tetapi menjadi bagian dari pengalaman belajar yang menyenangkan.

Pemilihan Mushola Al-Hikmah sebagai lokasi kegiatan turut menghadirkan ruang belajar alternatif bagi anak-anak di luar jam sekolah. Kegiatan yang dilaksanakan setelah salat Asar juga membuat aktivitas literasi lebih dekat dengan rutinitas keseharian masyarakat setempat.

Borong Dua Podium di Turnamen Bulutangkis Se-Jawa Barat, Mahasiswa UIN Siber Cirebon Tampil Gemilang

Setiap Kemajuan Layak Diapresiasi

Selama pelaksanaan program, Les Aksara mendapat respons baik dari anak-anak dan masyarakat Desa Mulyasari. Antusiasme anak-anak untuk datang dan belajar bersama mahasiswa menjadi salah satu bagian yang mendukung keberlangsungan kegiatan.

Bagi mahasiswa KKN Kelompok 6, pendampingan membaca tidak hanya berfokus pada kemampuan mengenali huruf dan kata. Proses belajar juga menjadi kesempatan untuk membangun kepercayaan diri, rasa ingin tahu, serta keberanian anak dalam menghadapi proses belajar.

Ketua KKN Kelompok 6, Salwa Ulaiyya, mengatakan bahwa Les Aksara lahir dari keinginan mahasiswa untuk menghadirkan ruang belajar yang mudah dijangkau oleh anak-anak.

“Kami ingin anak-anak punya ruang untuk belajar dan berlatih tanpa takut salah. Bagi kami, setiap huruf yang mereka kenali dan setiap kata yang berhasil mereka baca adalah langkah kecil yang layak diapresiasi.”

Pernyataan tersebut mencerminkan pendekatan yang diterapkan dalam Les Aksara, yakni memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar sesuai proses dan kemampuannya masing-masing.

Kemenag Umumkan 52.325 Guru Peserta PPG Daljab 2026, Cek Akun dan Lapor Diri!

Menjaga Semangat Literasi setelah KKN

Dokumentasi Kegiatan

Bagi KKN Kelompok 6, keberlanjutan menjadi bagian penting dari program Les Aksara. Berakhirnya rangkaian KKN tidak diharapkan menjadi akhir dari kebiasaan membaca yang telah dibangun selama kegiatan.

Mahasiswa berharap dukungan orang tua, guru, dan lingkungan sekitar dapat terus memberikan ruang bagi anak-anak untuk membaca dan belajar. Dengan dukungan bersama, kebiasaan literasi dapat terus berkembang dalam kehidupan sehari-hari.

Les Aksara sekaligus menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proses pendidikan masyarakat. Melalui pendampingan yang dilakukan secara rutin, mahasiswa tidak hanya berbagi pengetahuan, tetapi juga belajar memahami kebutuhan dan karakter anak-anak di lingkungan tempat mereka melaksanakan pengabdian.

Mendukung Pendidikan Bermutu

Program Les Aksara sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Bermutu, terutama dalam mendukung kesempatan belajar dan pengembangan kemampuan dasar anak. Kehadiran ruang belajar nonformal yang mudah dijangkau menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung ekosistem pendidikan di tingkat masyarakat.

Mahasiswa BKI UIN Siber Cirebon Belajar Psikoterapi Islam di Pesantren Nurul Firdaus, Perkuat Kompetensi Konselor Masa Depan

Melalui program tersebut, KKN Kelompok 6 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan pengabdian yang berfokus pada proses. Dari mengenal satu huruf hingga mampu membaca sebuah kalimat, setiap perkembangan anak menjadi bagian dari perjalanan literasi yang patut dihargai.

Berita Populer

01

Pengumuman Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN Tahun 2026

02

UIN Siber Cirebon Jadi Tuan Rumah CBT Beasiswa S1 Kerajaan Maroko 2026, Perkuat Jejaring Internasional Pendidikan Islam

03

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

04

Pendaftaran Beasiswa BI 2026 UIN Siber Cirebon Semester I

05

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

November 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Archives

Pos Terbaru