UIN Siber Cirebon – Komitmen Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat kembali diwujudkan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik. Mahasiswa KKN Kelompok 90 menyelenggarakan Workshop Pengembangan UMKM melalui Sosialisasi Pendampingan Proses Produk Halal di Baperkam RW 07 Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, pada Kamis (23/7/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam mendukung peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya masyarakat pesisir Kelurahan Panjunan. Workshop menghadirkan Rizal Ramadhan, S.H., M.H. sebagai narasumber yang membahas strategi pengembangan usaha, pentingnya legalitas dan sertifikasi halal, inovasi desain kemasan (packaging), serta pemanfaatan teknologi digital dan media sosial sebagai sarana pemasaran produk.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga membuka ruang pendampingan berkelanjutan bagi pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas daya saing di pasar.
Menjawab Tantangan Pengembangan UMKM Pesisir
Workshop ini diselenggarakan berdasarkan hasil pemetaan sosial yang dilakukan mahasiswa KKN selama berada di Kelurahan Panjunan. Hasil observasi menunjukkan bahwa wilayah tersebut memiliki potensi ekonomi yang besar melalui berbagai usaha masyarakat. Namun, masih terdapat sejumlah tantangan, mulai dari minimnya pemahaman mengenai sertifikasi halal, legalitas usaha, inovasi kemasan produk, hingga pemasaran berbasis digital.
Melalui pendekatan edukatif, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya membangun identitas produk yang berkualitas, memenuhi standar legalitas, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai strategi memperluas akses pasar.
Dalam paparannya, Rizal Ramadhan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penguatan UMKM tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pengelolaan usaha.
“UMKM yang mampu berkembang adalah UMKM yang siap beradaptasi dengan perubahan. Legalitas usaha, sertifikasi halal, kemasan produk yang menarik, serta kemampuan memanfaatkan media digital menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas pangsa pasar. Pendampingan seperti ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pelaku usaha untuk naik kelas,” jelasnya.
Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat Perkuat Ekonomi Lokal
Workshop berlangsung secara interaktif melalui diskusi tematik dan sesi tanya jawab. Para pelaku UMKM diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam mengembangkan usaha, mulai dari proses pengurusan sertifikasi halal, strategi pemasaran, hingga pengemasan produk yang lebih kompetitif.
Mahasiswa KKN Kelompok 90 juga memperkenalkan rencana pendampingan lanjutan berupa asistensi proses sertifikasi halal, penguatan strategi branding produk, pelatihan packaging, serta optimalisasi pemasaran melalui media sosial dan marketplace.
Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan tercipta sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah kelurahan dalam membangun ekosistem UMKM yang lebih mandiri, inovatif, dan berdaya saing.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan peran UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menghadirkan pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian program KKN, tetapi juga menghasilkan dampak nyata bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra strategis bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, dan memperkuat daya saing usaha lokal di era ekonomi digital.
Mendukung UMKM Naik Kelas melalui Pendampingan Berkelanjutan
Workshop Pengembangan UMKM menjadi langkah awal dari rangkaian pendampingan yang akan dilakukan mahasiswa KKN Kelompok 90 selama masa pengabdian di Kelurahan Panjunan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya UMKM yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki legalitas usaha yang kuat, serta menghasilkan produk yang memenuhi standar kualitas dan jaminan halal.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang menghadirkan solusi berbasis keilmuan untuk mendukung pembangunan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Relevansi dengan Sustainable Development Goals (SDGs)
Pelaksanaan Workshop Pengembangan UMKM sejalan dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya:
- SDG 8 – Decent Work and Economic Growth, melalui peningkatan kapasitas pelaku UMKM agar mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif.
- SDG 9 – Industry, Innovation and Infrastructure, dengan mendorong inovasi produk, pengemasan, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha.
- SDG 12 – Responsible Consumption and Production, melalui edukasi mengenai legalitas usaha, sertifikasi halal, dan peningkatan kualitas produk yang berkelanjutan.
- SDG 17 – Partnerships for the Goals, melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, pelaku UMKM, dan akademisi dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.


