UIN Siber Cirebon – Kegiatan mentoring rutin Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) kembali digelar pada Jumat, 20 Februari 2026, pukul 10.00 WIB, bertempat di Pelataran Kantor Ma’had Jadid Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa penerima BCB Angkatan 6 dan 7 sebagai bagian dari agenda pembinaan rutin sekaligus penilaian mentor kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat.
Bangun Pola Pikir Berkembang
Mengusung tema “Growth Mindset & Adaptabilitas”, mentoring bulan Februari ini bertujuan menumbuhkan pola pikir berkembang serta kemampuan beradaptasi mahasiswa dalam menghadapi tantangan akademik, organisasi, maupun kehidupan sosial.
Mentor BCB UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Wulandari, M.A.Hum., menekankan pentingnya memiliki mental yang terbuka terhadap proses belajar, tidak mudah menyerah, serta mampu melihat tantangan sebagai peluang untuk bertumbuh.
“Growth mindset membentuk kita untuk memperluas pola pikir dan mengembangkan nalar kritis. Adaptabilitas menjadi kunci agar mahasiswa mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat,” jelasnya dalam sesi mentoring.
Ia juga mengingatkan bahwa mahasiswa penerima beasiswa bukan hanya dituntut berprestasi, tetapi juga memiliki karakter tangguh dan responsif terhadap perubahan.
Diskusi Interaktif dan Refleksi
Kegiatan berlangsung interaktif melalui pemaparan materi, diskusi kelompok, serta sesi refleksi singkat. Para mahasiswa berbagi pengalaman tentang tantangan yang mereka hadapi selama perkuliahan, mulai dari manajemen waktu, tekanan akademik, hingga adaptasi di lingkungan kampus.
Suasana mentoring yang berlangsung terbuka mendorong peserta untuk saling menguatkan dan berbagi strategi dalam menghadapi dinamika kehidupan mahasiswa.
Persiapan Program 1000 Cahaya Ramadhan
Selain materi utama, agenda mentoring juga diisi dengan pembahasan program sosial 1000 Cahaya Ramadhan yang akan menjadi salah satu kegiatan pengabdian mahasiswa BCB dalam menyambut bulan suci.
Diskusi mencakup konsep kegiatan, pembagian tugas, serta peran aktif mahasiswa dalam menyukseskan program tersebut sebagai wujud kontribusi nyata kepada masyarakat.
Program ini diharapkan menjadi sarana implementasi nilai kepedulian sosial sekaligus pembelajaran kolaboratif bagi para penerima beasiswa.
Komitmen Pembinaan Berkelanjutan
Melalui mentoring rutin ini, mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia Baznas diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pola pikir berkembang, kemampuan adaptif, serta semangat kolaborasi dalam menjalankan program sosial.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen pembinaan berkelanjutan dalam mencetak generasi muda yang tangguh, peduli, dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.


