Opini Pojok Rektor SDGs
Home » Pos » Opini » WFH Bukan Sekadar Lokasi, tetapi Transformasi Cara Melayani

WFH Bukan Sekadar Lokasi, tetapi Transformasi Cara Melayani

WFH Bukan Sekadar Lokasi, tetapi Transformasi Cara Melayani

UIN Siber Cirebon — Kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat yang dicanangkan oleh Nasaruddin Umar bukanlah sekadar penyesuaian teknis dalam pola kerja aparatur sipil negara. Lebih dari itu, kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi besar dalam budaya kerja Kementerian Agama menuju sistem yang lebih adaptif, efisien, dan berbasis digital.

Sebagaimana ditegaskan oleh Menteri Agama, WFH bukan hanya tentang bekerja dari rumah, melainkan tentang menghadirkan cara kerja baru yang tetap produktif tanpa mengurangi kualitas layanan kepada umat. Ini adalah paradigma yang harus dipahami secara utuh oleh seluruh ASN, termasuk di lingkungan perguruan tinggi keagamaan seperti Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis digital, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon justru melihat kebijakan ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat ekosistem kerja yang fleksibel namun tetap akuntabel. WFH menjadi ruang untuk menguji sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam mendukung layanan akademik dan administratif.

Namun demikian, perlu digarisbawahi bahwa esensi dari kebijakan ini bukanlah fleksibilitas tanpa batas. Penegasan dari Kamaruddin Amin menjadi sangat penting: WFH bukan Work From Anywhere. Artinya, disiplin kerja, kesiapsiagaan, dan tanggung jawab tetap menjadi fondasi utama. ASN harus tetap berada dalam kendali kerja yang jelas, responsif, dan terukur.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Aan Jaelani, menegaskan bahwa transformasi ini harus dimaknai sebagai penguatan kualitas layanan, bukan justru penurunan kinerja.

Kuasai Tes Figural, UPT Pengembangan Karir UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Bekali Mahasiswa Hadapi Seleksi Kerja

“WFH adalah ujian kedewasaan profesional ASN. Di mana pun kita bekerja, layanan kepada mahasiswa, masyarakat, dan stakeholder harus tetap hadir secara optimal. Bahkan, dengan dukungan teknologi, layanan harus menjadi lebih cepat, responsif, dan terintegrasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rektor menekankan pentingnya peran seluruh sivitas akademika, khususnya dosen, tenaga kependidikan (ASN maupun PPPK), serta unsur layanan seperti humas, dalam menjaga wajah institusi di tengah perubahan pola kerja ini.

“Bagi dosen, WFH harus dimaknai sebagai penguatan pembelajaran digital yang lebih kreatif dan interaktif. Bagi tenaga kependidikan, ini adalah momentum untuk meningkatkan kualitas layanan administrasi berbasis sistem. Sementara bagi humas, kehadiran informasi harus semakin aktif, cepat, dan terpercaya di ruang digital,” tambahnya.

Dalam perspektif yang lebih luas, kebijakan ini juga memiliki dimensi strategis dalam mendukung efisiensi energi dan mobilitas, sebagaimana disampaikan pemerintah. Namun, efisiensi tersebut harus tetap berjalan beriringan dengan produktivitas dan kualitas layanan.

Transformasi budaya kerja ini pada akhirnya menuntut perubahan mindset. Dari yang semula berbasis kehadiran fisik menjadi berbasis kinerja dan output. Dari sekadar rutinitas menjadi inovasi. Dari pola kerja konvensional menuju ekosistem digital yang kolaboratif.

Selamat Iduladha, Menag: Semangat Berkurban Energi Kebersamaan

“Kita tidak sedang mengurangi kerja, tetapi mengubah cara kerja menjadi lebih cerdas dan bermakna. Inilah saatnya kita membuktikan bahwa ASN Kementerian Agama, khususnya di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, mampu beradaptasi dan bahkan memimpin dalam transformasi ini,” tegas Rektor.

WFH setiap Jumat bukan akhir dari produktivitas, melainkan awal dari budaya kerja baru yang lebih modern, efisien, dan berorientasi pada pelayanan. Tantangannya jelas: bagaimana memastikan bahwa di balik layar rumah, semangat melayani tetap menyala, bahkan semakin kuat.

Karena pada akhirnya, ukuran utama bukan di mana kita bekerja—tetapi seberapa besar dampak kerja kita bagi umat dan masyarakat.

Oleh: Aan Jaelani

Hari Kedua Writing Master Class UIN Siber Cirebon: Mahasiswa Pelajari Rumus Jurnalistik hingga Strategi Karier Lewat Tulisan

Berita Populer

01

Pengumuman Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN Tahun 2026

02

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

03

Pendaftaran Beasiswa BI 2026 UIN Siber Cirebon Semester I

04

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

05

Pengumuman Penetapan Keringan UKT Semester Genap 2025/2026

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

May 2026
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Archives

Pos Terbaru