UIN Siber Cirebon – Komitmen Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendorong pengabdian masyarakat berbasis potensi lokal terus diwujudkan melalui berbagai aktivitas Kuliah Kerja Nyata (KKN). Salah satunya dilakukan oleh KKN Kelompok 133 yang mengikuti proses pembersihan dan pengolahan rajungan bersama ibu-ibu warga Desa Gebang Mekar sebagai bagian dari upaya mengenal sekaligus mempelajari potensi ekonomi masyarakat pesisir.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 21 Juli 2026 di kediaman Ibu Dewi, Desa Gebang Mekar, ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa mengenai pengolahan hasil laut yang selama ini menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat. Selain memperkaya pengalaman lapangan, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan warga selama masa pengabdian.
Mahasiswa KKN berkesempatan mengamati sekaligus mempraktikkan tahapan pembersihan rajungan, mulai dari proses membuka cangkang hingga mengambil daging rajungan dengan teknik yang tepat. Mereka juga memperoleh pengetahuan mengenai berbagai jenis olahan berbahan dasar rajungan yang memiliki nilai jual dan berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat.
Belajar dari Perempuan Pesisir Penggerak Ekonomi Keluarga
Tidak hanya mempelajari aspek teknis pengolahan rajungan, mahasiswa juga berdialog dan berbagi pengalaman bersama Ibu Dewi, Ibu Wainah, serta ibu-ibu lainnya yang sehari-hari menjalankan aktivitas tersebut.
Dari hasil diskusi, mahasiswa mengetahui bahwa pengolahan rajungan telah menjadi salah satu penopang ekonomi keluarga di Desa Gebang Mekar. Ketika sebagian besar laki-laki bekerja sebagai nelayan yang mencari hasil laut, para perempuan berperan mengolah rajungan sebelum dipasarkan kepada pengepul maupun industri pengolahan hasil laut.
Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa sektor perikanan tidak hanya bergantung pada aktivitas penangkapan di laut, tetapi juga melibatkan peran penting perempuan dalam menciptakan nilai tambah melalui proses pengolahan hasil tangkapan.
Mengenal Potensi Lokal sebagai Bekal Pengabdian
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir. Potensi rajungan yang melimpah tidak hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi berbasis hasil laut yang dapat terus dikembangkan.
Interaksi yang terjalin selama kegiatan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami tantangan maupun peluang yang dihadapi masyarakat dalam mengelola sumber daya lokal. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal dalam menyusun program-program KKN yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menggali potensi desa sebagai modal pembangunan yang berkelanjutan. Melalui pembelajaran langsung dari warga, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan praktis, tetapi juga memahami nilai gotong royong, kerja keras, dan kearifan lokal yang tumbuh di tengah kehidupan masyarakat pesisir Desa Gebang Mekar.
Mendukung Pencapaian SDGs
Kegiatan ini mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, SDG 5 (Kesetaraan Gender) dengan mengapresiasi peran perempuan dalam mendukung ekonomi keluarga, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan usaha pengolahan hasil laut, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui optimalisasi pemanfaatan hasil perikanan, serta SDG 14 (Ekosistem Laut) dengan mendorong pengelolaan sumber daya laut yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir.


