UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mengikuti rangkaian kegiatan administrasi dan pendampingan bimbingan klien di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Cirebon, pada 14–18 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung tugas dan fungsi Bapas, khususnya dalam proses pembimbingan serta pengelolaan administrasi klien pemasyarakatan.
Selama pelaksanaan PPL, mahasiswa mendapatkan arahan dari petugas Bapas dan terlibat dalam kegiatan pada dua ranah, yakni Bimbingan Klien Dewasa dan Bimbingan Klien Anak (BKA). Keterlibatan tersebut memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam memahami alur administrasi sekaligus pentingnya ketelitian dalam menangani dokumen dan data klien.
Belajar Mengelola Administrasi Klien Dewasa
Pada kegiatan Bimbingan Klien Dewasa, mahasiswa membantu sejumlah pekerjaan administrasi sesuai arahan petugas. Aktivitas tersebut meliputi penginputan data klien ke dalam Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), pencatatan arsip pada Buku Registrasi Klien Dewasa, serta penataan dan pengelolaan dokumen menggunakan Microsoft Excel.
Mahasiswa juga membantu proses administrasi surat pembebasan bersyarat, penyusunan laporan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas), serta pengisian surat disposisi data. Setiap tugas dilakukan berdasarkan instruksi petugas dan prosedur yang berlaku di lingkungan Bapas.
Melalui aktivitas tersebut, mahasiswa belajar bahwa ketepatan pencatatan dan kerapian dokumen menjadi bagian penting dalam mendukung tertib administrasi. Data yang dikelola secara sistematis dapat membantu proses pelayanan dan pembimbingan klien berjalan lebih terorganisasi.
Mengenal Administrasi Bimbingan Klien Anak
Selain Bimbingan Klien Dewasa, mahasiswa turut mendapatkan pengalaman dalam kegiatan Bimbingan Klien Anak (BKA). Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah menyusun ringkasan materi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Kegiatan tersebut membantu mahasiswa memperluas pemahaman mengenai dasar hukum yang berkaitan dengan proses pemasyarakatan. Mahasiswa juga membantu mencatat informasi klien anak pada Buku Registrasi Klien Anak dan melakukan penginputan data ke dalam SDP.
Dalam pengelolaan dokumen, mahasiswa turut membantu memasukkan data ke dalam database serta menggabungkan surat tugas dengan surat Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) BKA. Seluruh kegiatan dilakukan dengan mengikuti arahan petugas dan memperhatikan ketentuan yang berlaku.
Ketelitian dan Kerahasiaan Menjadi Pembelajaran Penting
Pengalaman PPL di Bapas Kelas I Cirebon tidak hanya memberikan keterampilan administratif kepada mahasiswa. Lebih dari itu, kegiatan ini memperkenalkan mahasiswa pada nilai-nilai profesional yang diperlukan dalam lingkungan kerja, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, ketelitian, dan kepatuhan terhadap prosedur.
Mahasiswa juga belajar bahwa pengelolaan data klien pemasyarakatan membutuhkan perhatian khusus terhadap aspek kerahasiaan. Karena itu, setiap proses pencatatan, penginputan, penyimpanan, maupun pengelolaan dokumen dilakukan dengan mengikuti arahan petugas dan aturan yang berlaku.
Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran bahwa pekerjaan administrasi memiliki keterkaitan erat dengan kualitas pelayanan. Pencatatan yang tertib, dokumen yang terorganisasi, serta pengelolaan data yang tepat dapat mendukung pelaksanaan pembimbingan klien secara lebih sistematis.

Hubungkan Teori Perkuliahan dengan Praktik Lapangan
Kegiatan PPL di Bapas Kelas I Cirebon menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik kerja secara langsung. Melalui keterlibatan dalam Bimbingan Klien Dewasa dan Bimbingan Klien Anak, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai dinamika pelayanan dan pembimbingan dalam lingkungan pemasyarakatan.
Rangkaian pengalaman tersebut sekaligus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan bekerja secara disiplin, berkoordinasi dengan petugas, serta memahami tanggung jawab dalam menangani dokumen dan informasi klien.
“Pelaksanaan PPL tidak hanya memberikan pengalaman di bidang administrasi, tetapi juga membentuk sikap teliti, bertanggung jawab, disiplin, serta menjaga kerahasiaan data klien.”
Bagi mahasiswa, pengalaman di Bapas Kelas I Cirebon menjadi bagian dari proses pembentukan kompetensi profesional. PPL tidak hanya menjadi sarana untuk mengenal dunia kerja, tetapi juga ruang belajar mengenai tanggung jawab, etika, dan pentingnya administrasi yang tertib dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Selaras dengan SDGs
Kegiatan PPL ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4 tentang Pendidikan Bermutu, khususnya dalam memberikan pengalaman pembelajaran berbasis praktik dan pengembangan kompetensi mahasiswa.
Kegiatan tersebut juga berkaitan dengan SDGs 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, terutama melalui pengalaman mahasiswa dalam memahami proses administrasi dan pelayanan dalam institusi pemasyarakatan. Pengalaman lapangan ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan mahasiswa agar mampu menerapkan pengetahuan akademik secara bertanggung jawab dalam lingkungan profesional.


