Berita Kegiatan
Home » Pos » Berita » Meneguhkan Keadilan, Membuka Akses Semesta: Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Luncurkan Layanan Disabilitas

Meneguhkan Keadilan, Membuka Akses Semesta: Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Luncurkan Layanan Disabilitas

Meneguhkan Keadilan, Membuka Akses Semesta: Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Luncurkan Layanan Disabilitas

Wujud Nyata Kampus Inklusif, Hadirkan Akses Pendidikan dan Keadilan Hukum bagi Semua

UIN Siber Cirebon – Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang menjunjung tinggi nilai keadilan, kesetaraan, dan kemanusiaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran Layanan Disabilitas Fakultas Syariah, sebuah langkah strategis yang menandai babak baru pembangunan ekosistem kampus inklusif berbasis nilai-nilai hukum Islam dan hak asasi manusia.

Peluncuran layanan ini bukan sekadar program administratif, melainkan manifestasi nyata dari visi besar Fakultas Syariah untuk memastikan bahwa setiap individu, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan, layanan akademik, serta perlindungan hukum yang berkeadilan.

Menariknya, Layanan Disabilitas Fakultas Syariah dipimpin oleh Dr. Caswito, M.H.I., sosok yang selama ini dikenal luas sebagai aktivis advokasi hukum bagi penyandang disabilitas.

Dari Advokasi ke Aksi Nyata

Nama Dr. Caswito bukanlah figur baru dalam gerakan inklusivitas dan perlindungan hak-hak kelompok rentan. Selama bertahun-tahun, ia aktif memperjuangkan akses keadilan bagi penyandang disabilitas melalui berbagai kegiatan advokasi, edukasi hukum, dan pemberdayaan masyarakat.

Kemenag Buka Pendaftaran Seleksi Enam Calon Eselon II, Ini Syaratnya

Dedikasinya bahkan mengantarkannya menjadi salah satu peserta seleksi Komisioner Komisi Nasional Disabilitas (KND) periode pertama yang berhasil menembus tahap tes kesehatan dan wawancara, sebuah capaian yang menunjukkan konsistensinya dalam membawa suara penyandang disabilitas ke tingkat kebijakan nasional.

Kini, perjuangan tersebut memasuki fase yang lebih konkret melalui pengembangan Layanan Disabilitas Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

“Keadilan tidak boleh berhenti pada teks hukum. Keadilan harus hadir dalam praktik kehidupan sehari-hari, termasuk dalam memastikan penyandang disabilitas mendapatkan akses pendidikan dan layanan hukum yang setara,” ujar Dr. Caswito.

Mewujudkan Nilai Maqashid Syariah dalam Kehidupan Nyata

Peluncuran layanan ini juga menjadi bentuk implementasi nilai-nilai Maqashid asy-Syariah, yaitu tujuan utama hukum Islam yang menempatkan perlindungan terhadap manusia sebagai prioritas utama.

Melalui layanan ini, Fakultas Syariah berupaya menjaga hak hidup (hifzh an-nafs), hak berpikir dan memperoleh pendidikan (hifzh al-‘aql), serta menjaga martabat dan kehormatan manusia (hifzh al-‘irdh) tanpa membedakan kondisi fisik maupun kemampuan seseorang.

Khotmil Al-Qur’an dan Penutupan Mahasantri Mukim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Lahirkan Generasi Qur’ani Berkarakter dan Siap Menginspirasi

Sebagai bagian dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang dikenal sebagai perguruan tinggi keagamaan berbasis siber pertama di Indonesia, Fakultas Syariah memandang bahwa perkembangan teknologi harus menjadi jembatan yang membuka akses, bukan menciptakan hambatan baru.

Empat Pilar Komitmen Inklusivitas Fakultas Syariah

Untuk memastikan program ini memberikan dampak nyata, Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menetapkan empat pilar utama sebagai fondasi pengembangan layanan disabilitas.

  1. Aksesibilitas Digital Tanpa Batas

Sebagai fakultas yang berada dalam ekosistem universitas berbasis siber, Fakultas Syariah berkomitmen menghadirkan sistem pembelajaran digital yang ramah disabilitas.

Berbagai platform akademik, modul pembelajaran hukum dan syariah, serta layanan administrasi akan terus dikembangkan agar dapat diakses secara optimal oleh mahasiswa tunanetra, tunarungu, maupun penyandang disabilitas lainnya melalui pemanfaatan teknologi asistif yang adaptif.

  1. Pendampingan Hukum dan Advokasi Berkeadilan

Layanan Disabilitas juga akan menjadi pusat konsultasi dan advokasi hukum bagi penyandang disabilitas.

“Jangan Hanya Hebat di Kampus!” Sekjen Kemenag Tantang UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Jadi Solusi Nyata bagi Masyarakat

Tidak hanya melayani sivitas akademika, layanan ini juga diharapkan mampu menjangkau masyarakat luas yang membutuhkan pendampingan hukum dan perlindungan hak-hak disabilitas sebagai bagian dari implementasi hukum yang berorientasi pada kemanusiaan.

  1. Pengarusutamaan Perspektif Disabilitas dalam Kurikulum

Fakultas Syariah berkomitmen mengintegrasikan perspektif hukum inklusif dan fiqh disabilitas ke dalam proses pembelajaran.

Langkah ini bertujuan mencetak lulusan hukum Islam yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial, empati, dan kemampuan memperjuangkan hak-hak kelompok rentan dalam praktik profesional mereka di masa depan.

  1. Membangun Support System yang Bersahabat

Sebagai bagian dari budaya kampus inklusif, Fakultas Syariah akan menghadirkan program mahasiswa pendamping disabilitas (peer support), pelatihan bahasa isyarat bagi dosen dan tenaga kependidikan, serta berbagai bentuk dukungan sosial yang memperkuat interaksi tanpa diskriminasi.

Melalui pendekatan ini, kampus diharapkan menjadi ruang belajar yang nyaman, aman, dan terbuka bagi semua.

Membangun Generasi Ahli Hukum yang Berhati Nurani

Dekan Fakultas Syariah menegaskan bahwa tujuan besar dari program ini bukan hanya meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga membentuk karakter lulusan yang memiliki kepedulian sosial tinggi.

Menurutnya, dunia membutuhkan lebih banyak ahli hukum yang tidak hanya memahami pasal demi pasal, tetapi juga mampu melihat persoalan kemanusiaan dengan hati nurani yang tajam.

“Kami percaya bahwa ruang akademik yang inklusif akan melahirkan generasi ahli hukum masa depan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki empati dan keberpihakan terhadap keadilan sosial,” ujarnya.

Meruntuhkan Stigma, Membangun Jembatan Aksesibilitas

Melalui peluncuran Layanan Disabilitas Fakultas Syariah, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan bahwa pendidikan dan keadilan adalah hak setiap warga negara tanpa kecuali.

Di tengah transformasi pendidikan digital yang terus berkembang, kampus tidak boleh meninggalkan siapa pun di belakang.

Karena itu, Fakultas Syariah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya yang lebih inklusif, menghormati keberagaman, dan menghapus berbagai stigma yang selama ini membatasi ruang gerak penyandang disabilitas.

“Mari bersama kita runtuhkan dinding stigma, kita bangun jembatan aksesibilitas. Karena di hadapan ilmu dan keadilan, kita semua setara.”

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa masa depan pendidikan tinggi bukan hanya tentang teknologi dan inovasi, tetapi juga tentang keberanian menghadirkan keadilan bagi semua.

Berita Populer

01

Pengumuman Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN Tahun 2026

02

UIN Siber Cirebon Jadi Tuan Rumah CBT Beasiswa S1 Kerajaan Maroko 2026, Perkuat Jejaring Internasional Pendidikan Islam

03

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

04

Pendaftaran Beasiswa BI 2026 UIN Siber Cirebon Semester I

05

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

June 2026
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Archives

Pos Terbaru