UIN Siber Cirebon – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat langkahnya menuju kampus hijau berstandar internasional. Melalui Pusat Publikasi Ilmiah dan Pemeringkatan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), UIN Siber Cirebon menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Visitasi Asesor UI GreenMetric secara daring pada Senin (27/7/2026).
Rapat koordinasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh aspek yang akan dinilai oleh asesor UI GreenMetric telah dipersiapkan secara optimal, mulai dari data pendukung, infrastruktur ramah lingkungan, hingga kesiapan seluruh unit kerja yang terlibat dalam proses visitasi.
Kolaborasi Menjadi Kunci Sukses Visitasi
Dalam laporannya, Kepala Pusat Publikasi Ilmiah dan Pemeringkatan LP2M UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Maulidya Ulfah, M.Pd.I., menegaskan bahwa visitasi UI GreenMetric bukan sekadar proses penilaian, tetapi juga momentum untuk menunjukkan komitmen universitas dalam membangun ekosistem kampus yang berkelanjutan (sustainable campus).
Menurutnya, keberhasilan asesmen sangat ditentukan oleh sinergi seluruh unit kerja.
“Visitasi ini menjadi kesempatan bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk menunjukkan berbagai inovasi yang telah dilakukan dalam mewujudkan kampus hijau. Karena itu, dibutuhkan kolaborasi yang solid agar seluruh lokasi yang akan dikunjungi asesor benar-benar siap, baik dari sisi fasilitas, data pendukung, maupun sumber daya manusianya,” jelas Dr. Maulidya.
Ia kemudian memaparkan secara rinci rundown visitasi asesor UI GreenMetric. Kegiatan akan diawali dari Gedung Rektorat, tempat asesor diperkenalkan dengan berbagai kebijakan dan program keberlanjutan universitas.
Selanjutnya, tim asesor akan mengunjungi sejumlah lokasi strategis yang menjadi ikon implementasi konsep green campus, di antaranya:
- Green House
- Aviary
- Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai lokasi snack break
- Kawasan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK)
- Ma’had Al-Jami’ah beserta lingkungan sekitarnya
- Gedung Siber SBSN Lantai 4 sebagai penutup rangkaian visitasi.
Untuk mendukung mobilitas selama asesmen, tim asesor akan menggunakan mobil golf, sehingga proses peninjauan berlangsung efektif dan nyaman.
Dr. Maulidya juga menyampaikan bahwa visitasi kali ini akan menghadirkan dua orang asesor UI GreenMetric yang akan melakukan verifikasi langsung terhadap implementasi indikator-indikator keberlanjutan di lingkungan kampus.
Rektor: UI GreenMetric adalah Cerminan Budaya Kampus Berkelanjutan
Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., secara resmi membuka rapat koordinasi sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa keikutsertaan UIN Siber Cirebon dalam UI GreenMetric bukan semata-mata mengejar peringkat internasional, melainkan sebagai bentuk komitmen membangun budaya kampus yang ramah lingkungan, inovatif, dan berkelanjutan.
“UI GreenMetric bukan hanya berbicara tentang penghargaan atau pemeringkatan, tetapi merupakan refleksi dari komitmen kita dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat, hijau, efisien, dan berkelanjutan. Semua unit harus bergerak bersama, saling berkoordinasi, dan menunjukkan bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon siap menjadi contoh perguruan tinggi yang peduli terhadap masa depan lingkungan,” tegas Prof. Aan Jaelani.
Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan momentum visitasi ini sebagai bagian dari penguatan budaya kerja yang kolaboratif dan inovatif.
“Keberhasilan asesmen merupakan keberhasilan bersama. Mari kita tunjukkan bahwa semangat kolaborasi, inovasi, dan kepedulian terhadap lingkungan telah menjadi budaya di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon,” tambahnya.
Diskusi Interaktif Perkuat Kesiapan Seluruh Unit
Rapat koordinasi berlangsung dinamis melalui sesi diskusi interaktif yang melibatkan seluruh penanggung jawab (PJ) dari masing-masing unit kerja.
Berbagai masukan disampaikan terkait kesiapan lokasi, kelengkapan dokumen pendukung, strategi penyambutan asesor, hingga teknis pelaksanaan selama visitasi berlangsung.
Diskusi tersebut menjadi ruang evaluasi bersama agar seluruh potensi yang dimiliki UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dapat ditampilkan secara maksimal sesuai indikator penilaian UI GreenMetric.
Komitmen Menuju Kampus Hijau Berkelas Dunia
Sebagai Cyber Islamic University pertama di Indonesia, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mengintegrasikan transformasi digital dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Melalui persiapan yang matang dan kolaborasi lintas unit, universitas optimistis mampu memberikan performa terbaik dalam visitasi UI GreenMetric sekaligus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam inovasi, tata kelola lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun internasional.
Keikutsertaan dalam UI GreenMetric diharapkan tidak hanya meningkatkan reputasi institusi di tingkat global, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus menerapkan gaya hidup ramah lingkungan, efisiensi energi, pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, serta pengembangan kawasan kampus yang hijau, nyaman, dan berkelanjutan.







