UIN Siber Cirebon (Thailand) — Hari libur tidak menjadi alasan bagi mahasiswa KKN-PPL Internasional FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk berhenti belajar. Pada Rabu, 12 Agustus 2026, mahasiswa memanfaatkan waktu tersebut dengan mengikuti city tour edukatif bersama pihak Ma’had Darul Ulum di Pattani, Thailand. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat sejarah, budaya, serta perkembangan Islam di wilayah Pattani melalui kunjungan langsung ke sejumlah masjid bersejarah.
City tour tersebut diikuti oleh mahasiswa KKN-PPL Internasional FEBI yang ditempatkan di Ma’had Darul Ulum. Bersama pihak ma’had, mahasiswa mengunjungi beberapa situs penting yang memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan sejarah Islam di Pattani, yakni Masjid Raja Patani, Masjid Jami Pattani atau Pattani Central Mosque, serta Masjid Krue Se (Kerisek).
Kunjungan ini tidak sekadar menjadi kegiatan rekreatif untuk mengisi waktu libur. Setiap lokasi menjadi ruang pembelajaran di luar kelas yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat secara langsung jejak sejarah Islam sekaligus memahami keterkaitannya dengan kehidupan masyarakat Pattani.
Menelusuri Jejak Sejarah Islam Pattani
Dalam perjalanan tersebut, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai sejarah dan perkembangan Islam di Pattani. Keberadaan masjid-masjid bersejarah yang dikunjungi menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana Islam berkembang dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat setempat.
Masjid Raja Patani menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi dalam city tour. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Masjid Jami Pattani atau Pattani Central Mosque serta Masjid Krue Se (Kerisek). Masing-masing tempat memberikan pengalaman dan perspektif berbeda mengenai sejarah, arsitektur, tradisi, serta kehidupan masyarakat Muslim di Pattani.
Menurut Mujahid, santri Ma’had Darul Ulum sekaligus pemandu city tour, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan sejarah Islam Pattani secara lebih dekat kepada mahasiswa.
“Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk mengenalkan kepada mahasiswa beberapa masjid bersejarah yang ada di Pattani. Setiap tempat memiliki cerita dan perjalanan sejarahnya sendiri, sehingga melalui kunjungan langsung seperti ini, mahasiswa dapat lebih memahami bagaimana sejarah dan perkembangan Islam menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Pattani.”
Belajar dari Lingkungan dan Warisan Sejarah
Bagi mahasiswa KKN-PPL Internasional FEBI, pengalaman tersebut memberikan perspektif baru mengenai pembelajaran lintas budaya. Materi dan pengetahuan yang diperoleh tidak hanya berasal dari ruang kelas atau kegiatan pengabdian, tetapi juga dari interaksi langsung dengan lingkungan dan masyarakat setempat.
Bayu Euro Pamungkas Putra, Humas KKN-PPL Internasional FEBI, mengungkapkan bahwa city tour memberikan pengalaman belajar yang berbeda selama menjalankan program internasional.
“Meskipun hari ini merupakan hari libur dari kegiatan KKN-PPL, kami mendapatkan kesempatan yang sangat berharga untuk belajar langsung mengenai sejarah dan perkembangan Islam di Pattani. Kegiatan ini memberikan pengalaman berbeda bagi kami karena pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui kunjungan langsung ke tempat-tempat bersejarah.”
Pengalaman tersebut sekaligus membantu mahasiswa memahami konteks sosial dan budaya masyarakat Pattani. Pemahaman terhadap sejarah dan lingkungan setempat menjadi modal penting bagi mahasiswa dalam menjalankan kegiatan pengabdian, pembelajaran, maupun penelitian selama berada di Thailand.
City Tour sebagai Pembelajaran Lintas Budaya
Pemanfaatan hari libur untuk kegiatan edukatif menunjukkan bahwa KKN-PPL Internasional tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program kerja. Mahasiswa juga memiliki ruang untuk belajar, beradaptasi, serta mengenal lingkungan tempat mereka menjalankan pengabdian.
Melalui kunjungan ke berbagai situs bersejarah, mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana warisan sejarah Islam tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Pattani. Pengalaman ini diharapkan memperkuat kemampuan mahasiswa dalam memahami keberagaman budaya sekaligus membangun komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat setempat.
City tour edukatif tersebut juga menjadi bagian dari proses adaptasi mahasiswa sebelum melanjutkan rangkaian kegiatan KKN-PPL Internasional FEBI di Pattani. Dengan mengenal sejarah, budaya, dan lingkungan masyarakat secara lebih dekat, mahasiswa diharapkan dapat menjalankan pengabdian dengan perspektif yang lebih kontekstual dan menghargai nilai-nilai lokal.
Memperkuat Wawasan Internasional Mahasiswa
Kegiatan ini menjadi salah satu pengalaman penting dalam perjalanan KKN-PPL Internasional FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di Thailand. Pembelajaran melalui situs sejarah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan realitas sosial dan budaya yang mereka temui secara langsung.
Lebih dari sekadar perjalanan mengunjungi tempat bersejarah, city tour ini menjadi proses menjemput pengetahuan dari ruang-ruang sejarah, memahami perjalanan Islam di Pattani, serta membangun pengalaman lintas budaya yang akan memperkaya perjalanan akademik dan pengabdian mahasiswa.
Kegiatan tersebut juga mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran kontekstual di luar kelas serta SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, khususnya dalam konteks pengenalan dan apresiasi terhadap warisan budaya dan sejarah masyarakat.


