UIN Siber Cirebon – UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat tata kelola Badan Layanan Umum (BLU) agar semakin adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan layanan. Upaya tersebut dilakukan melalui Monitoring dan Evaluasi (Monev) BLU UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang berlangsung selama tiga hari, 21–23 September 2026.
Kegiatan yang digelar di Gedung Siber SBSN lantai 4 tersebut merupakan tindak lanjut Surat Direktur PPK BLU Nomor S-158/PB.5/2026 tanggal 26 Agustus 2026 tentang penyampaian jadwal pelaksanaan monitoring dan evaluasi lanjutan pada Badan Layanan Umum di sejumlah kementerian, termasuk Kementerian Agama.
Monev BLU ini diikuti Wakil Rektor I dan Wakil Rektor II, para dekan, kepala bagian, Satuan Pengawasan Internal (SPI), pengelola keuangan, bagian perencanaan dan keuangan, serta para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Dari Tim Monev Direktorat Pembinaan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (Dit. PPK BLU) Kementerian Keuangan hadir Hardhie Fitrian Kurniawan, Destin Praditya, dan Firma Yumna. Sementara itu, Tim Monev Pembina Teknis Kementerian Agama diwakili Losita Dewi, Rina Ayu Pundati, dan Vicky Savero Mahendra.
Penguatan Tata Kelola BLU
Wakil Rektor II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag., membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Monev sekaligus menegaskan pentingnya kegiatan tersebut bagi penguatan pengelolaan BLU UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Menurutnya, monitoring dan evaluasi menjadi momentum untuk melihat capaian sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu diperbaiki dalam pengelolaan BLU.
Losita Dewi dari Tim Monev Pembina Teknis Kementerian Agama berharap seluruh unsur UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dapat mendukung dan bekerja sama selama proses monitoring dan evaluasi berlangsung.
“Harapannya tentu kerja sama dari tim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam kegiatan ini,” ujarnya.
BLU Harus Berorientasi pada Layanan
Hardhie Fitrian Kurniawan dari Tim Monev Dit. PPK BLU Kementerian Keuangan menjelaskan bahwa kegiatan monev merupakan bagian dari pendampingan untuk melihat perkembangan sekaligus memberikan penguatan terhadap pengelolaan BLU.
Ia mendorong UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan inovasi yang berbeda sesuai dengan distingsi sebagai perguruan tinggi berbasis siber.
Hardhie menegaskan bahwa fleksibilitas merupakan salah satu kelebihan BLU yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas layanan. Namun, fleksibilitas tersebut tetap harus diarahkan pada tujuan utama BLU, yaitu memberikan layanan yang optimal.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara unit layanan dan unit usaha. Surplus yang dihasilkan BLU pada akhirnya harus kembali mendukung peningkatan layanan.
Evaluasi Capaian dan Diskusi Interaktif
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang melibatkan seluruh peserta. Shohibul Wapa Athoillah, S.H.I., M.H., bertindak sebagai moderator.
Dalam sesi tersebut, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. H. Ayus A. Yusuf, M.Si., memaparkan laporan capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Paparan dan diskusi menjadi ruang bersama untuk melihat capaian, membahas tantangan, serta merumuskan langkah penguatan tata kelola BLU ke depan.
Melalui monev ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan semakin mampu memanfaatkan fleksibilitas BLU secara tepat, memperkuat akuntabilitas, dan menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang semakin efektif bagi mahasiswa dan masyarakat.








