UIN Siber Cirebon (Makkah, Arab Saudi) – Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mulai mematangkan persiapan konferensi internasional tentang pengajaran bahasa Arab yang direncanakan berlangsung pada 2027. Langkah awal dilakukan melalui koordinasi dengan Tashreef Institute dan Yayasan Al-Wamdhah di Makkah Al-Mukarramah, Arab Saudi.
Pertemuan berlangsung di Kantor Pusat Yayasan Al-Wamdhah, Kompleks Al-Awali, Makkah. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Jurusan BSA Erfan Gazali, Sekretaris Jurusan BSA Rijal Mahdi, serta Prof. Muqbil Al-Huzali, Guru Besar Linguistik Universitas Umm Al-Qura yang juga menjadi pembina Yayasan Al-Wamdhah dan Tashreef Institute.(5/11/26).
Konferensi bertajuk “International Conference on the Arabic Language: Teaching and Challenges” ini dirancang sebagai forum akademik yang mempertemukan akademisi, peneliti, dosen, praktisi pendidikan, dan pemerhati bahasa Arab dari berbagai negara.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pematangan konsep, arah akademik, serta peluang kolaborasi untuk mendukung penyelenggaraan konferensi. Keterlibatan Prof. Muqbil Al-Huzali diharapkan memperkuat perspektif keilmuan, terutama dalam bidang linguistik dan pengembangan pendidikan bahasa Arab.
Sejumlah isu strategis diproyeksikan menjadi bahasan konferensi, mulai dari inovasi metode pengajaran bahasa Arab, pemanfaatan teknologi digital, pengembangan kurikulum, hingga peningkatan kompetensi pendidik. Tantangan pembelajaran bahasa Arab di tengah globalisasi dan perkembangan kecerdasan buatan (AI) juga menjadi perhatian.
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA), Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag., menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, konferensi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat internasionalisasi fakultas sekaligus memperluas jejaring akademik.
“Kami menyambut baik inisiatif Jurusan BSA dalam mempersiapkan konferensi internasional tahun 2027 bersama Tashreef Institute dan Yayasan Al-Wamdhah. Kegiatan ini menjadi langkah strategis memperkuat internasionalisasi fakultas, memperluas jejaring akademik, serta meningkatkan kontribusi keilmuan bahasa Arab melalui kolaborasi penelitian, pengajaran, dan pengembangan pendidikan bahasa Arab di tingkat global,” ungkapnya.
Kolaborasi ini juga membuka peluang keterlibatan perguruan tinggi, lembaga pendidikan bahasa Arab, organisasi akademik, dan mitra internasional lainnya. Dengan partisipasi lintas negara, konferensi diharapkan menjadi ruang pertukaran gagasan sekaligus pengembangan kerja sama penelitian dan pendidikan.
Koordinasi sejak tahap awal menjadi bagian penting untuk memastikan konsep dan arah akademik konferensi tersusun secara matang. Melalui agenda ini, Jurusan BSA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memperluas peran dalam pengembangan keilmuan bahasa Arab sekaligus memperkuat hubungan akademik Indonesia dan Arab Saudi.





