UIN Siber Cirebon – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat budaya akademik dan kualitas riset melalui Academic Writing Program Magister Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Merangkai Pemikiran, Menguatkan Keilmuan” ini menjadi langkah strategis dalam membekali mahasiswa dengan kemampuan menyusun penelitian ilmiah dan tesis yang berkualitas, inovatif, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Program yang berlangsung selama dua hari, 27–28 Juni 2026, tersebut diikuti 116 mahasiswa Program Magister dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, Hukum Keluarga, Ekonomi Syariah, Pengembangan Masyarakat Islam, Sejarah Peradaban Islam, serta Manajemen Pendidikan Islam.
Academic Writing tidak sekadar menjadi pelatihan menulis ilmiah, tetapi juga menjadi bagian dari strategi Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada riset berkualitas.
Menyiapkan Mahasiswa Menghadapi Tantangan Penelitian
Direktur Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Ilman Nafi’a, M.Ag., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kemampuan menulis akademik merupakan kompetensi utama yang harus dimiliki mahasiswa jenjang magister.
Menurutnya, keberhasilan studi pascasarjana tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teori, tetapi juga kemampuan mengembangkan gagasan ilmiah, membangun argumentasi yang kuat, serta menghasilkan penelitian yang mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat.
“Menulis akademik bukan sekadar keterampilan merangkai kata. Menulis adalah proses berpikir, membangun argumentasi, sekaligus mempertanggungjawabkan gagasan secara ilmiah. Karena itu, Academic Writing merupakan investasi akademik yang sangat penting bagi mahasiswa dalam menyelesaikan studi sekaligus membangun karier keilmuan di masa depan,” ungkap Prof. Ilman.
Ia juga mengapresiasi panitia dan seluruh peserta yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas akademik.
Bekal Penting Sebelum Menyusun Tesis
Ketua Pelaksana Academic Writing 2026, Osamah Naufal Rahman, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa sebelum memasuki tahapan penelitian tesis.
Menurutnya, banyak mahasiswa menghadapi tantangan bukan hanya pada substansi penelitian, tetapi juga dalam metodologi, teknik penulisan ilmiah, hingga kesiapan menghadapi proses seminar proposal.
Ia mengutip sebuah mahfudzat Arab:
“Man ‘arafa bu’da as-safari ista’adda”
“Barang siapa mengetahui jauhnya perjalanan, maka hendaklah ia mempersiapkan bekalnya.”
“Academic Writing menjadi bekal penting agar mahasiswa memiliki kesiapan akademik yang matang sebelum memasuki proses penelitian. Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga mampu mengembangkan proposal penelitian yang sistematis, argumentatif, dan memiliki kontribusi ilmiah,” ujarnya.
Menghadirkan Pembelajaran yang Komprehensif
Selama dua hari, peserta mengikuti empat sesi utama yang dirancang secara bertahap.
Sesi pertama menghadirkan Dr. Budi Manfaat, M.Si. yang memberikan general review metodologi penelitian, mulai dari penyusunan latar belakang, rumusan masalah, kerangka konseptual, hingga pemilihan metode penelitian yang tepat.
Pada kesempatan yang sama, peserta juga memperoleh materi mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam penulisan karya ilmiah. Mahasiswa dibekali pemahaman mengenai penggunaan AI secara produktif, etis, dan tetap menjunjung tinggi integritas akademik.
Memasuki sesi kedua, peserta mengikuti pendalaman materi sesuai program studi bersama para dosen pakar, yaitu:
- Dr. Hj. Septi Gumiandari, M.Ag. (PAI dan MPI)
- Ahmad Alamuddin Yasin, M.H. (Hukum Keluarga)
- Budi Manfaat, M.Si. (Ekonomi Syariah)
- Burhanuddin Sanusi, M.A. (Pengembangan Masyarakat Islam)
- Didin Nurul Rosidin, Ph.D. dan Dr. Tendi, M.Hum. (Sejarah Peradaban Islam)
Melalui forum tersebut, mahasiswa memperoleh pendampingan yang lebih spesifik sesuai karakteristik metodologi di bidang keilmuan masing-masing.
Simulasi Seminar Proposal
Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan Peer Review Proposal, di mana mahasiswa saling memberikan masukan terhadap rancangan proposal penelitian masing-masing.
Kegiatan ditutup dengan Simulasi Mini Seminar Proposal, yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai proses presentasi, penyampaian argumentasi ilmiah, serta teknik menjawab pertanyaan penguji.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa ketika memasuki seminar proposal resmi.
Bangun Tradisi Akademik dan Budaya Riset
Academic Writing Program Magister 2026 menjadi bukti komitmen Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membangun tradisi akademik yang unggul dan budaya riset yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan teknis menulis karya ilmiah, tetapi juga didorong menjadi peneliti yang kritis, kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghasilkan penelitian yang memberikan solusi atas berbagai persoalan bangsa.
Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kualitas pembelajaran dan kompetensi akademik, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan budaya riset dan inovasi, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi akademik antardosen dan mahasiswa.
Sejalan dengan tema “Merangkai Pemikiran, Menguatkan Keilmuan”, Academic Writing 2026 diharapkan menjadi fondasi lahirnya tesis-tesis berkualitas yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan kebijakan publik, dan kemaslahatan masyarakat.


