UIN Siber Cirebon — Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui pengibaran Sang Merah Putih, tetapi juga melalui kerja sama dan gotong royong. Semangat itulah yang ditunjukkan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mempersiapkan dan menyukseskan Upacara Bendera Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan kampus.
Berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) berkolaborasi untuk memastikan seluruh rangkaian upacara berjalan tertib, khidmat, dan penuh semangat kebangsaan.
Kolaborasi tersebut melibatkan Korps Protokol Mahasiswa (KPM), UKK Pramuka, UKK Menwa, dan UKM Paduan Suara Mahasiswa (PSM). Setiap tim memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing, mulai dari protokol, pembacaan teks kenegaraan, paskibra, pengamanan, hingga pengisi musik dan lagu kebangsaan.
KPM Pastikan Protokol Upacara Berjalan Khidmat
Korps Protokol Mahasiswa mengambil peran penting dalam mengatur jalannya acara agar setiap tahapan upacara berlangsung sesuai susunan yang telah ditetapkan.
Tim KPM yang bertugas terdiri atas:
- Siti Nurhaliza — MC
- Ahmad Badri Maulana — Pembaca doa
- Faiq Nizam — LO
- Hanan Miftahul Rochman — LO
- Sri Anika — LO
Kehadiran tim protokol menjadi bagian penting dalam memastikan komunikasi antara petugas, peserta, dan unsur pendukung upacara berjalan dengan baik.
UKK Pramuka Ambil Peran dalam Upacara
UKK Pramuka juga mengerahkan sejumlah mahasiswa untuk mendukung pelaksanaan upacara. Mereka bertugas dalam pembacaan teks kenegaraan, pengaturan peserta, hingga membantu memastikan ketertiban di lokasi.
Petugas UKK Pramuka meliputi:
- Amanda — Pembacaan UUD
- Nadya Nurlaila — Pembacaan Panca Prasetya Korpri
- Nur Sadilah — Pembacaan Pancasila
- Rizki Haikal Irsal Maulana — Pinpas
- Ahmad Sofyan Bustomi — Pinpas
- Agit Sugiarto — Pinpas
- Nurul Ismail — Pinpas
- Nazril Rafiq Nur Zaki — Pinpas
- Khabibatul Barokah — Swipping
- Aan Nurjanah — Swipping
- Keke Nirmala — Swipping
- Khoiriyah — Swipping
- Fauziah Abiir Priadi — Swipping
Tugas tersebut membutuhkan kedisiplinan dan koordinasi karena seluruh petugas menjadi bagian dari wajah mahasiswa dalam pelaksanaan upacara kenegaraan di lingkungan kampus.
UKK Menwa Perkuat Paskibra dan Ketertiban
Sementara itu, UKK Menwa menjadi salah satu unsur utama dalam pelaksanaan teknis upacara, khususnya pada komando, paskibra, pengamanan, operator, dan pendukung lainnya.
Mahasiswa yang bertugas antara lain:
Muhamad Tsalis Mustofa sebagai PAUP, Muhamad Zaki Abdul Khair sebagai Cadangan PAUP, Vina Kasi Ramadani sebagai swipping, Linda Rahmawati dan Qayla Putri Khairunniza sebagai operator, serta Krisna Rifai sebagai ajudan.
Komando upacara dipercayakan kepada Issafi Alfachri, sementara Fajar Rizki Husein bertugas sebagai Danton Paskib.
Tim pengibar bendera terdiri atas:
- Ayla Kencana Putri — Baki Bendera
- Sella Febyanti — Paskibra
- Fifit Ifadhatul Muhimah — Paskibra
- Jihan Nur Rahadatul’Aisy — Paskibra
- Ridha Nurhidayah — Paskibra
- Nadine Lidiya Putri — Paskibra
- Hanifah — Paskibra
- Rizqi Asdi Pauz — Paskibra
- Rizqy Ubaidillah — Paskibra
- Auliya Rahma Salsabila — Paskibra
Keterlibatan mereka menunjukkan bahwa upacara HUT RI bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar mengenai disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kerja sama.
UKM PSM Hadirkan Nuansa Nasionalisme melalui Musik
Semangat kebangsaan semakin terasa dengan keterlibatan UKM Paduan Suara Mahasiswa (PSM). Sebanyak 18 mahasiswa turut mengambil bagian dalam mendukung rangkaian upacara melalui persembahan musik dan lagu-lagu kebangsaan.
Mereka adalah Defiena, Nayla Karexa, Vidya N., Pajriyah Sri P., Mahdaleni, Jazila, Shafina Najwa, Lola Khaulatunisa, Siska, Nabila, Aidil, Sultan Akmal, M. Hasan A., Shofa Hartono, Suci Prihati, Rifan, Tasyar, dan M. Rizqy Hakim.
Kehadiran PSM tidak hanya memperkuat suasana khidmat dalam upacara, tetapi juga menjadi bentuk ekspresi seni mahasiswa dalam merayakan kemerdekaan Indonesia.
Prof. Aan Jaelani Apresiasi Semangat dan Kekompakan Mahasiswa
Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., mengapresiasi keterlibatan dan semangat mahasiswa dari berbagai UKM dan UKK dalam menyukseskan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Menurutnya, kolaborasi mahasiswa menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui hal-hal nyata di lingkungan kampus.
“Saya mengapresiasi semangat, kedisiplinan, dan kekompakan mahasiswa yang terlibat dalam pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ini merupakan bentuk pembelajaran yang sangat penting, bahwa setiap keberhasilan kegiatan membutuhkan kerja sama, tanggung jawab, dan komitmen bersama,” ungkap Prof. Aan Jaelani.
Ia menilai mahasiswa memiliki posisi strategis dalam meneruskan semangat perjuangan para pendahulu bangsa.
“Kemerdekaan harus kita isi dengan karya, prestasi, integritas, dan pengabdian. Saya berharap pengalaman berorganisasi dan berkolaborasi dalam kegiatan seperti ini dapat membentuk mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa,” tambahnya.
Kolaborasi Menjadi Kekuatan Mahasiswa
Keterlibatan lintas UKM dan UKK menunjukkan bahwa setiap organisasi memiliki peran yang saling melengkapi. KPM menguatkan protokol, Pramuka mendukung ketertiban dan pembacaan teks, Menwa menangani komando serta paskibra, sedangkan PSM memperkuat suasana nasionalisme melalui musik.
Dari pembagian tugas tersebut lahir satu pesan penting: kemerdekaan tidak dibangun oleh satu orang, tetapi melalui kolaborasi banyak pihak.
Bagi mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, pengalaman ini menjadi lebih dari sekadar menjalankan tugas kepanitiaan. Mereka belajar bagaimana bekerja dalam tim, menghargai peran orang lain, menjaga disiplin, dan menyelesaikan tanggung jawab bersama.
Semangat tersebut sejalan dengan visi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepemimpinan, kemampuan berkolaborasi, dan kepedulian terhadap masyarakat serta bangsa.
Dari kampus, semangat kemerdekaan terus dinyalakan. Dari mahasiswa, kolaborasi menjadi energi. Dan dari kerja bersama, lahir kontribusi nyata untuk Indonesia.


