UIN Siber Cirebon – SMPN 1 Gunung Jati menggelar perkemahan tahunan selama dua hari di Bumi Pancasila, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Sabtu–Minggu, 5–6 September 2026. Kegiatan yang diikuti seluruh siswa ini menjadi ruang pembelajaran di luar kelas untuk menumbuhkan kekompakan, tanggung jawab, kemandirian, serta kemampuan beradaptasi melalui pengalaman langsung.
Dalam pelaksanaannya, para siswa didampingi oleh guru, staf sekolah, serta mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Kehadiran mahasiswa PLP turut mendukung suasana kegiatan agar siswa dapat mengikuti berbagai rangkaian aktivitas secara tertib sekaligus memperoleh pengalaman belajar yang lebih beragam.
Belajar dari Pengalaman di Luar Kelas
Perkemahan dirancang dengan pendekatan pembelajaran pengalaman yang mengajak siswa terlibat langsung dalam berbagai aktivitas kelompok dan kegiatan lapangan. Selama dua hari, siswa belajar mengatur keperluan pribadi, menjaga kebersihan lingkungan, membantu teman dalam kelompok, serta mengikuti setiap kegiatan dengan penuh tanggung jawab.
Pemilihan lingkungan terbuka sebagai lokasi kegiatan memberikan kesempatan kepada siswa untuk beradaptasi dengan suasana yang berbeda dari lingkungan sekolah. Melalui aktivitas bersama, siswa tidak hanya belajar mengenai kerja sama, tetapi juga membangun sikap saling membantu dan menghargai satu sama lain.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 1 Gunung Jati, Nanang Kaniti, S.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman sekaligus nilai positif bagi perkembangan siswa.
“Kegiatan perkemahan ini memberikan pengalaman yang berbeda bagi para siswa. Mereka dapat belajar secara langsung melalui berbagai aktivitas bersama, sekaligus membangun kebersamaan dengan teman-teman. Harapannya, pengalaman yang diperoleh selama kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi perkembangan mereka,” ujar Nanang Kaniti.
Membangun Kekompakan dan Tanggung Jawab
Berbagai aktivitas kelompok menjadi bagian penting dalam pelaksanaan perkemahan. Siswa dituntut untuk saling membantu dalam menyelesaikan kebutuhan kelompok dan menjalankan tugas masing-masing.
Proses tersebut menjadi pembelajaran sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Siswa belajar bahwa keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga pada komunikasi, kepedulian, dan kerja sama dengan orang lain.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus memberikan pembelajaran bagi siswa. Mereka belajar untuk saling membantu, menghargai satu sama lain, menjaga lingkungan, serta mengikuti setiap kegiatan dengan penuh tanggung jawab,” lanjut Nanang.
PLP UIN Siber Cirebon Hadir dalam Pendampingan
Keterlibatan mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon dalam kegiatan perkemahan menjadi bagian dari pengalaman praktik mereka di lingkungan pendidikan. Mahasiswa berkesempatan berinteraksi langsung dengan siswa sekaligus mendukung guru dalam menciptakan kegiatan yang tertib dan kondusif.
Bagi mahasiswa PLP, keterlibatan tersebut menjadi pengalaman untuk memahami bahwa proses pendidikan tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran di ruang kelas. Pendampingan dalam kegiatan sekolah juga membutuhkan kemampuan komunikasi, koordinasi, keteladanan, dan kepedulian terhadap perkembangan peserta didik.
Kegiatan yang turut didukung Abdul Fatah, S.Pd., M.Pd., Moh. Fahmi Nurkalam, S.Pd., Nora Berliana, S.Pd., beserta para guru dan staf SMPN 1 Gunung Jati tersebut diharapkan tidak berhenti setelah siswa kembali ke sekolah. Nilai kebersamaan, tanggung jawab, kepedulian lingkungan, dan sikap saling membantu diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selaras dengan SDGs
Perkemahan SMPN 1 Gunung Jati sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) karena menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman yang melengkapi proses pendidikan di dalam kelas. Penguatan kerja sama dan kemampuan berinteraksi juga mendukung pengembangan keterampilan sosial siswa.
Selain itu, pembiasaan menjaga kebersihan dan lingkungan selama kegiatan relevan dengan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Keterlibatan mahasiswa PLP dalam pendampingan juga mencerminkan sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dalam mendukung proses pembelajaran yang kontekstual dan berdampak.



