UIN Siber Cirebon – Menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dosen dituntut tidak hanya menguasai bidang keilmuan, tetapi juga mampu menyampaikan gagasan secara efektif, menarik, dan profesional. Menjawab kebutuhan tersebut, Fakultas Syariah (Fasya) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Digital bagi Dosen bekerja sama dengan PT Excellent Learning Center (ELC), pada 4–5 November 2026.
Mengusung tema Public Speaking Berbasis AI bagi Dosen, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan komunikasi akademik sekaligus membekali dosen dengan keterampilan memanfaatkan teknologi AI dalam kegiatan pembelajaran, presentasi, dan komunikasi publik.
Pelatihan berlangsung selama dua hari dengan rangkaian pembekalan materi, praktik, hingga uji kompetensi. Materi yang diberikan meliputi dasar-dasar public speaking, penyusunan pesan komunikasi dengan dukungan AI, pemanfaatan AI untuk pembelajaran dan presentasi, serta pengelolaan komunikasi melalui media sosial organisasi.
Sebanyak delapan dosen Fakultas Syariah mengikuti kegiatan ini, yaitu Dr. Edy Setyawan, Lc., MA.; Am’mar Abdullah Arfan, M.H.; Dr. Asep Saepullah, M.H.I.; Ahmad Rofii, LL.M., Ph.D.; Dr. Izzuddin, M.A.; Akhmad Shodikin, M.H.I.; Dr. Leliya, M.H.; dan Windi Purwanti.
Pada hari kedua, peserta mengikuti uji kompetensi untuk mengukur kemampuan dalam tiga bidang utama, yakni komunikasi personal, pelaksanaan special event, dan komunikasi melalui media sosial resmi organisasi. Melalui asesmen tersebut, peserta tidak hanya diuji dari sisi pemahaman teori, tetapi juga kemampuan menerapkan keterampilan komunikasi dalam situasi profesional.
Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., MA., menyampaikan bahwa penguasaan teknologi digital dan kemampuan komunikasi merupakan dua kompetensi penting yang perlu dimiliki dosen di tengah perubahan dunia pendidikan.
“Dosen saat ini harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan. Namun, AI bukan untuk menggantikan peran dosen, melainkan menjadi alat bantu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat komunikasi akademik, dan memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat. Karena itu, pelatihan dan sertifikasi seperti ini penting untuk membangun dosen yang profesional, adaptif, dan inovatif,” ungkapnya.
Menurutnya, kemampuan public speaking juga menjadi bekal penting bagi dosen dalam menyampaikan hasil penelitian, mempresentasikan gagasan ilmiah, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta membangun citra positif institusi.
Melalui kerja sama dengan PT Excellent Learning Center, Fakultas Syariah berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat transformasi digital pendidikan tinggi. Dengan mengintegrasikan penguasaan teknologi, kompetensi komunikasi, dan profesionalisme akademik, dosen diharapkan semakin siap menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Sebab, di era kecerdasan buatan, dosen yang unggul bukan hanya mereka yang mampu menguasai teknologi, tetapi juga yang mampu menggunakannya untuk menyampaikan ilmu, menginspirasi, dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.





