UIN Siber Cirebon – Kabar membanggakan datang dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Prof. Hajam, M.Ag., berhasil menerbitkan artikel ilmiah dalam Journal of Islamic Thought and Civilization (JITC) Volume 16 Issue 2, Agustus 2026, yang terindeks Scopus Q1.
Artikel berjudul “Transformation of Hamzah Fansuri’s Wujūdīyah Thought in Malay Islamic Civilization: Continuity and Adaptation in the Contemporary Socio-cultural Dynamics of Indonesia and Malaysia” merupakan hasil kolaborasi internasional yang melibatkan peneliti dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Universiti Malaya.
Penelitian ini mengkaji pemikiran Wujūdīyah Hamzah Fansuri serta bagaimana gagasan tersebut mengalami kesinambungan dan adaptasi dalam dinamika sosial dan budaya masyarakat Indonesia dan Malaysia pada masa kontemporer.
Selain Prof. Hajam, penelitian ini melibatkan Ahmad Asmuni, Che Zarrina Saari, Zaenal Mutaqin, Wulandari, Ihsan Sa’dudin, dan Eka Safitri dari sejumlah perguruan tinggi, antara lain UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Universiti Malaya, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan Universitas An Nasher.
Dari Riset Akademik untuk Masyarakat
Penelitian tentang pemikiran Hamzah Fansuri tidak berhenti pada ruang akademik. Kajian ini memiliki manfaat penting bagi masyarakat karena membantu mengenalkan kembali kekayaan intelektual Islam Melayu yang memiliki pengaruh dalam perkembangan pemikiran keislaman di kawasan Nusantara.
Pemahaman terhadap pemikiran tersebut dapat menjadi bahan refleksi bagi masyarakat dalam melihat hubungan antara agama, budaya, dan kehidupan sosial secara lebih terbuka dan kontekstual.
Bagi generasi muda, penelitian ini juga dapat menjadi pintu masuk untuk mengenal tokoh dan tradisi intelektual Islam Nusantara. Warisan pemikiran ulama masa lalu dapat dipelajari bukan sekadar sebagai sejarah, tetapi sebagai sumber pengetahuan untuk memahami perubahan masyarakat di tengah perkembangan zaman.
Kajian ini juga membuka ruang dialog antara tradisi intelektual Islam dan realitas sosial kontemporer. Dengan pendekatan akademik yang kritis, masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai bagaimana pemikiran keislaman berkembang, berinteraksi dengan budaya, dan beradaptasi dengan tantangan zaman.
Kolaborasi Lintas Negara
Dalam artikel tersebut, Prof. Hajam berkolaborasi dengan Ahmad Asmuni dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon; Che Zarrina Saari dari Universiti Malaya; Zaenal Mutaqin dan Wulandari dari Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; Ihsan Sa’dudin dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta; serta Eka Safitri dari Universitas An Nasher Cirebon.
Artikel diterima untuk publikasi setelah melalui proses akademik. Naskah diterima pada 2 Januari 2026, direvisi pada 19 Juni 2026, kemudian dinyatakan diterima pada 30 Juni 2026 dan dipublikasikan pada 30 Agustus 2026.
Publikasi tersebut tercatat dalam Journal of Islamic Thought and Civilization Volume 16, Nomor 2 Tahun 2026, halaman 193–214.
Dorong Budaya Riset Internasional
Kepala Pusat Penelitian Pengembangan Industri pada LPPM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Mujib Ubaidillah, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Publikasi Prof. Hajam menunjukkan bahwa riset dosen UIN Siber Cirebon memiliki ruang untuk berkontribusi dalam percakapan akademik internasional. Kolaborasi dengan Universiti Malaya juga menjadi contoh penting bagaimana jejaring riset dapat menghasilkan luaran ilmiah yang berkualitas,” ujarnya.
Menurut Mujib, publikasi pada jurnal internasional bereputasi juga dapat memperkuat budaya penelitian di lingkungan UIN Siber Cirebon. Kolaborasi lintas institusi menjadi salah satu cara untuk memperluas perspektif akademik sekaligus meningkatkan visibilitas riset perguruan tinggi.
Rektor: Prestasi yang Menguatkan Reputasi Kampus
Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., turut menyampaikan apresiasi atas capaian Prof. Hajam.
“Selamat kepada Prof. Hajam atas terbitnya artikel pada jurnal internasional bereputasi. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi internasional dalam pengembangan riset dan publikasi ilmiah,” ungkapnya.
Rektor berharap capaian tersebut dapat mendorong dosen dan peneliti UIN Siber Cirebon untuk semakin aktif membangun jejaring akademik global dan menghasilkan penelitian yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
Bagi UIN Siber Cirebon, publikasi Prof. Hajam menjadi bagian dari langkah memperkuat ekosistem riset, kolaborasi internasional, dan reputasi akademik menuju visi World-Class University for All.
Selamat Prof. Hajam atas capaian akademiknya. Semoga publikasi ini menjadi inspirasi bagi sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus berkarya dan membawa kajian Islam Indonesia ke ruang akademik global.


