UIN Siber Cirebon – UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menggelar ajang tahunan Festival Tahfidz Qur’an bertajuk FASTAHIQ 2026 yang diselenggarakan oleh UKM Hay’atu Tahfidzil Qur’an (HTQ). Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Kamis, 16 April 2026 hingga Senin, 20 April 2026 (28 Syawal–3 Dzulqa’dah 1447 H), bertempat di Gedung Siber UIN SSC.
FASTAHIQ 2026 diikuti oleh 114 peserta dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA se-Ciayumajakuning. Para peserta berasal dari berbagai sekolah dan pesantren, menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda dalam menghafal Al-Qur’an serta mengembangkan potensi keislaman mereka.
Wadah Mencetak Generasi Qur’ani

Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk generasi Qur’ani yang beriman, cerdas, dan berprestasi. Selain itu, FASTAHIQ juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat serta mempererat silaturahmi antar pelajar di wilayah Ciayumajakuning.
Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, babak penyisihan selama tiga hari, hingga babak final di hari terakhir. Seluruh peserta menampilkan kemampuan terbaik dalam hafalan Al-Qur’an dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kejujuran.
Dukungan Pimpinan dan Pembina
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Selamat dan sukses untuk UKM HTQ yang telah melaksanakan FASTAHIQ 2026. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan mampu melahirkan generasi Qur’an yang unggul, berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat global,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina UKM HTQ, H. Muhadditsir Rifa’i, M.Pd.I., menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari pembinaan generasi muda.
“FASTAHIQ menjadi sarana penting dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan pelajar. Kami berharap kegiatan ini membawa keberkahan dan terus berlanjut,” ungkapnya.
Ketua UKM HTQ 2026, Fakhri Nabil Aban, juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi wadah inspiratif bagi para peserta.
“Kami berharap FASTAHIQ 2026 dapat menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan potensi tahfidz sekaligus mempererat silaturahmi dengan semangat kompetisi yang sehat,” tuturnya.
Komitmen Kampus dalam Penguatan Nilai Keislaman
FASTAHIQ 2026 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari kontribusi kampus dalam mengembangkan nilai-nilai keislaman di era digital. Dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan terus berlanjut sebagai program unggulan dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul dan berdaya saing.



