UIN Siber Cirebon – Program Studi Pariwisata Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Seminar Ekonomi Pariwisata bertema “Krisis Ekonomi Global pada Perkembangan Pariwisata Berkelanjutan” di Auditorium FEBI Lantai 4, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah akademik bagi mahasiswa untuk memahami dampak dinamika ekonomi global terhadap sektor pariwisata sekaligus mengkaji strategi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di masa depan.
Seminar menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidang ekonomi dan pariwisata, yakni Rijal Assidiq Mulyana, S.E.I., M.Pd. dan Dr. Alvirn Septian Haerisma, S.E.I., M.S.I. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa serta civitas akademika Program Studi Pariwisata Syariah yang antusias mengikuti diskusi mengenai tantangan dan peluang industri pariwisata di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Memahami Dampak Krisis Ekonomi Global terhadap Pariwisata
Dalam pemaparannya, Rijal Assidiq Mulyana menjelaskan bahwa krisis ekonomi global memberikan dampak langsung terhadap sektor pariwisata. Menurutnya, penurunan daya beli masyarakat, meningkatnya biaya perjalanan, serta berkurangnya investasi menjadi beberapa faktor yang memengaruhi pertumbuhan industri pariwisata.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa krisis ekonomi tidak serta-merta menghentikan aktivitas wisata. Sebaliknya, kondisi tersebut mendorong perubahan perilaku wisatawan dan menuntut pelaku industri untuk lebih adaptif.
“Krisis ekonomi memang mengubah pola dan perilaku wisatawan, tetapi tidak menghentikan aktivitas wisata itu sendiri. Wisatawan cenderung beralih ke destinasi yang lebih dekat dan terjangkau, sementara pelaku industri terus berinovasi melalui paket wisata yang lebih adaptif terhadap kondisi ekonomi,” jelas Rijal.
Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama bagi sektor pariwisata untuk tetap bertahan dan berkembang di tengah berbagai tantangan ekonomi global yang terus berubah.
Pariwisata Berkelanjutan Menjadi Solusi Masa Depan
Selain membahas dampak krisis ekonomi global, seminar juga mengulas pentingnya penerapan konsep pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) dalam pengembangan destinasi wisata. Para peserta diajak memahami bagaimana sektor pariwisata dapat tumbuh tanpa mengabaikan aspek sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan.
Dr. Alvirn Septian Haerisma menjelaskan bahwa tantangan ekonomi global justru dapat menjadi momentum untuk memperkuat model pembangunan pariwisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Menurutnya, pengembangan desa wisata, pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, serta wisata berbasis lingkungan menjadi peluang besar yang dapat dikembangkan untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di Indonesia.
“Krisis ekonomi global tidak selalu menghadirkan ancaman. Di balik tantangan tersebut terdapat peluang besar untuk memperkuat pariwisata berkelanjutan melalui pengembangan desa wisata, ekonomi lokal, dan wisata berbasis lingkungan yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.
Mendorong Implementasi SDGs dalam Pengembangan Pariwisata
Dalam sesi diskusi, kedua narasumber juga menyoroti pentingnya implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) dalam pengembangan sektor pariwisata. Pariwisata berkelanjutan dinilai mampu memberikan manfaat yang lebih luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja, pelestarian budaya lokal, pengurangan dampak lingkungan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui pendekatan tersebut, sektor pariwisata tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi semata, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta mengenai strategi menghadapi krisis ekonomi, peluang pengembangan desa wisata, hingga tantangan penerapan konsep keberlanjutan dalam industri pariwisata modern.
UIN Siber Cirebon Perkuat Wawasan Mahasiswa Pariwisata Syariah

Melalui seminar ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berkomitmen menghadirkan ruang akademik yang relevan dengan perkembangan isu global. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperluas wawasan mahasiswa mengenai hubungan antara ekonomi dan pariwisata serta mempersiapkan mereka menjadi sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Selain meningkatkan pemahaman akademik, seminar ini juga menjadi bagian dari upaya UIN Siber Cirebon dalam mendukung pengembangan pariwisata yang selaras dengan prinsip keberlanjutan, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian lingkungan sebagai fondasi pembangunan masa depan.


