UIN Siber Cirebon — Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon periode 2026–2027 menyelenggarakan Simposium dan Minutes of Meeting pada 23 Februari 2026 di Aula Gedung Pascasarjana Lantai 3. Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Kepemimpinan DEMA-U Berbasis Integritas, Riset, dan Advokasi untuk Mewujudkan Organisasi Mahasiswa yang Responsif dan Progresif.”
Agenda tersebut menjadi momentum strategis dalam mengonsolidasikan kepengurusan baru sekaligus merumuskan arah kebijakan organisasi selama satu periode ke depan.
Transformasi Kepemimpinan Mahasiswa
Ketua Umum DEMA Universitas, Sandy Al Faris, menegaskan bahwa kepengurusan periode 2026–2027 akan berorientasi pada penguatan sistem kerja yang terukur, pengembangan budaya riset internal, serta advokasi yang lebih solutif dan terarah.
Menurutnya, Simposium dan Minutes of Meeting bukan sekadar agenda formal tahunan, melainkan titik awal transformasi gerakan mahasiswa agar lebih progresif dan responsif terhadap dinamika sosial maupun aspirasi mahasiswa.
Sementara itu, Ketua Umum SEMA Universitas, Ade Suryana, menekankan pentingnya sinergi dan harmonisasi antar lembaga kemahasiswaan. Ia mengajak seluruh pengurus membangun komunikasi yang sehat serta menjaga keseimbangan fungsi legislasi, kontrol, dan advokasi di tingkat universitas.
Penegasan Integritas
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Hajam.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Hajam, M.Ag menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam menjalankan organisasi mahasiswa.
“Organisasi mahasiswa harus dibangun di atas nilai integritas. Kampus telah memfasilitasi kebutuhan ormawa, baik dari sisi anggaran, sarana, maupun kebijakan. Tinggal bagaimana organisasi mampu mengelolanya secara profesional dan bertanggung jawab.”
Ia juga menekankan bahwa mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon harus memiliki pola pikir luas dan berdaya saing global.
“Menjadi bagian dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berarti harus siap berpikir kritis dan berdaya saing global. Meskipun kampus kita berada di Cirebon, jangan membatasi cara berpikir secara lokal. Mahasiswa harus mampu merespons isu-isu masyarakat dengan perspektif luas dan berbasis kajian.”
Pesan tersebut menegaskan bahwa kepemimpinan mahasiswa di era transformasi digital harus adaptif, profesional, dan berbasis riset.
Launching Kabinet dan Rapat Kerja Strategis
Sebagai bagian dari agenda, dilakukan Launching Kabinet DEMA-U periode 2026–2027 sebagai simbol dimulainya estafet kepemimpinan baru. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Rapat Kerja (Raker) internal guna merumuskan program strategis, pemetaan isu advokasi, serta penguatan sistem koordinasi antar kementerian dalam struktur organisasi.
Melalui Simposium dan Minutes of Meeting ini, DEMA-U UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon periode 2026–2027 menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kepemimpinan mahasiswa yang responsif terhadap aspirasi, progresif dalam menyikapi dinamika sosial, serta konsisten menjunjung integritas, riset, dan advokasi sebagai fondasi gerakan organisasi.





