UIN Siber Cirebon — Himpunan Mahasiswa Bahasa Indonesia (HIMABI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui Departemen Komunikasi dan Informasi (KOMINFO) sukses menyelenggarakan Seminar Jurnalistik: Fondasi Literasi Digital (SINFORAL) pada Sabtu, 25 April 2026, bertempat di Gedung IAIN Cirebon Center. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan literasi media di tengah masifnya penyebaran hoaks dan disinformasi di era digital.
Seminar ini menghadirkan narasumber dari praktisi media, yakni Raihan Athaya Mustafa, yang menyampaikan materi seputar dasar-dasar jurnalistik, teknik peliputan, penulisan berita, hingga pemanfaatan multimedia dalam produksi konten. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa serta masyarakat umum yang antusias untuk meningkatkan kapasitas literasi digital mereka.
Dukungan Jurusan untuk Penguatan Literasi Digital
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Ketua Jurusan Tadris Bahasa Indonesia, Tato Nuryanto. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya literasi digital bagi mahasiswa di tengah perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kecakapan dalam menyaring, mengelola, dan menyebarkan informasi secara bijak.

“Kegiatan seperti SINFORAL ini sangat penting sebagai ruang belajar praktis bagi mahasiswa untuk memahami dunia jurnalistik sekaligus memperkuat kemampuan literasi digital yang bertanggung jawab,” ungkapnya.
Mahasiswa sebagai Pelaku Informasi
Dalam sesi materi, Raihan Athaya Mustafa menekankan bahwa mahasiswa sebagai generasi digital native kini berperan sebagai pelaku utama dalam arus informasi. Mereka tidak hanya menerima, tetapi juga memproduksi dan menyebarkan berita melalui berbagai platform digital.
Namun, ia mengingatkan adanya fenomena “banjir informasi, krisis pemahaman”, di mana derasnya arus informasi tidak selalu diiringi dengan kualitas dan kebenaran yang memadai.
Pentingnya Integritas dalam Jurnalistik
Lebih lanjut, peserta diajak memahami pentingnya menjaga integritas di tengah dominasi algoritma media yang sering kali berorientasi pada engagement. Dalam konteks ini, pemahaman terhadap alur kerja jurnalistik menjadi sangat penting, mulai dari rapat redaksi, peliputan, penulisan, penyuntingan, hingga publikasi.
Pemahaman tersebut diharapkan mampu membantu peserta menghasilkan informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Strategi Menghadapi Disinformasi
Seminar ini juga menekankan langkah-langkah konkret dalam menghadapi disinformasi, di antaranya pentingnya melakukan verifikasi sebelum membagikan informasi, memahami konteks secara menyeluruh, serta memanfaatkan teknologi seperti AI secara kritis.
Peserta juga diajak untuk membangun kesadaran dalam menyebarkan informasi secara etis sebagai bagian dari tanggung jawab di ruang digital.
SINFORAL sebagai Platform Edukasi
Kegiatan SINFORAL dilaksanakan melalui persiapan yang matang, mulai dari koordinasi internal hingga publikasi dan pendaftaran peserta melalui media sosial. Selama kurang lebih empat jam, peserta mengikuti sesi edukasi intensif yang dikemas secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab.

Melalui kegiatan ini, HIMABI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap SINFORAL dapat menjadi platform edukasi berkelanjutan dalam membangun fondasi literasi digital yang kuat, baik di kalangan mahasiswa maupun masyarakat luas.


