UIN Siber Cirebon — Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan inovasi pembelajaran sejarah Islam melalui permainan edukatif Interactive Puzzle Match di kelas X SMK Islamic Centre Cirebon, Senin (12/10/2026). Kegiatan ini mengajak siswa mengenal tokoh-tokoh penyebar Islam di Nusantara dengan cara menyenangkan, interaktif, dan tanpa menggunakan telepon genggam.
Program bertajuk “Edukasi Keteladanan: Interactive Puzzle Match Tokoh Islam Nusantara” ini diinisiasi oleh mahasiswa pengajar, Ismatul Awaliyah, dengan pendampingan pamong Pendidikan Agama Islam (PAI), Khodijah, S.Ag. Mahasiswa PLP FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Chusnul Khotimah, turut terlibat dalam kegiatan tersebut.
Belajar Sejarah Lebih Menyenangkan Tanpa Gawai
Pembelajaran berlangsung pukul 12.20 hingga 14.05 WIB dengan memanfaatkan media papan puzzle fisik bertema “Pasangan Tokoh & Peran”. Inovasi ini hadir sebagai alternatif pembelajaran sejarah yang selama ini kerap dianggap kaku dan membosankan, sekaligus mendorong siswa mengurangi ketergantungan pada penggunaan gawai.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan ice breaking ringan untuk membangun kembali fokus serta semangat belajar siswa. Selanjutnya, siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk mengikuti permainan edukatif yang dirancang secara kolaboratif.
Interactive Puzzle Match, Asah Kolaborasi dan Berpikir Kritis
Pada sesi inti, setiap kelompok memperoleh kepingan puzzle yang telah diacak. Kepingan tersebut memuat nama atau gambar tokoh penyebar Islam di Nusantara beserta deskripsi strategi dakwah dan peran historisnya.
Siswa kemudian berdiskusi, menganalisis informasi, dan bekerja sama untuk mencocokkan setiap kepingan dengan pasangan yang tepat. Proses ini mendorong keterlibatan aktif siswa dalam memahami materi sekaligus mengembangkan keterampilan komunikasi, berpikir kritis, dan pemecahan masalah.
Setelah puzzle berhasil disusun, setiap kelompok mempresentasikan tokoh yang diperoleh beserta nilai-nilai keteladanan yang dapat dipelajari. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kesimpulan materi oleh mahasiswa dan pemberian apresiasi kepada kelompok terbaik.
Menanamkan Keteladanan Tokoh Islam Nusantara
Pamong PAI, Khodijah, S.Ag., mengapresiasi penggunaan media pembelajaran interaktif yang mampu menghadirkan suasana baru di kelas.
“Kehadiran mahasiswa mengajar dengan media puzzle interaktif ini membawa kesegaran baru di kelas. Belajar sejarah jadi lebih hidup, aktif, dan sarat akan pesan moral tanpa perlu bergantung pada gawai.”
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya diarahkan untuk mengenal dan mengingat tokoh-tokoh penyebar Islam di Nusantara, tetapi juga memahami nilai-nilai luhur yang diwariskan. Kegigihan, toleransi, kebijaksanaan, dan akhlakul karimah menjadi pesan penting yang diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Mendukung Pembelajaran Kreatif dan Berkualitas
Pembelajaran Interactive Puzzle Match selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Kegiatan ini mendukung proses pembelajaran yang inklusif, kreatif, dan partisipatif melalui pemanfaatan media edukatif serta pendekatan belajar berbasis pengalaman langsung.
Inovasi tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran sejarah dan Pendidikan Agama Islam dapat dikembangkan secara menarik tanpa harus bergantung pada teknologi digital. Melalui permainan, diskusi, dan refleksi, mahasiswa PLP turut menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus mendukung penguatan karakter dan kompetensi siswa.


