UIN Siber Cirebon – Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mendapat dukungan dari Wakil Wali Kota Cirebon, Hj. Siti Farida Rosmawati, S.Pd.I. Dukungan tersebut disampaikan saat mahasiswa BKI terlibat dalam edukasi kesehatan reproduksi dan pencegahan kekerasan seksual bersama PKBI Cabang Cirebon.
Kegiatan bertajuk SAHARA: Sadar Hak Reproduksi dan Seksual dengan tema “Kenali Hakmu dan Jaga Dirimu: Memahami Hak Kesehatan Reproduksi dan Kekerasan Seksual” berlangsung di Ruang Adipura Balai Kota Cirebon, Minggu (20/9/2026).
Sebagai Pembina PKBI Cabang Cirebon, Siti Farida mengapresiasi keterlibatan mahasiswa BKI dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan persoalan sosial di masyarakat.
Menurutnya, edukasi kesehatan reproduksi dan pencegahan kekerasan seksual penting untuk membantu masyarakat mengenali hak, menjaga diri, serta mengetahui tempat mencari bantuan ketika menghadapi situasi yang tidak aman.
PPL Jadi Ruang Belajar di Masyarakat
Keterlibatan mahasiswa BKI dalam kegiatan PKBI juga menjadi bagian dari pembelajaran nyata di luar kampus. PPL tidak hanya menjadi pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, konseling, dan pendampingan masyarakat.
Ketua PKBI Cabang Cirebon, Nurhasanah, SST., M.Keb., mengatakan kehadiran mahasiswa BKI memberikan dukungan positif bagi program edukasi dan pelayanan masyarakat.
Latar belakang keilmuan BKI, kata dia, relevan dengan kebutuhan pendampingan. Mahasiswa dapat membantu masyarakat memahami persoalan, mengenali sumber dukungan, dan mengambil keputusan yang dapat melindungi dirinya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), Dr. Sri Maryati, M.A., menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan lembaga pelayanan.
Ia menyebut edukasi kesehatan reproduksi perlu disampaikan secara benar, mudah dipahami, tidak menghakimi, serta tetap menghormati martabat setiap individu.
Mahasiswa Belajar Membangun Ruang Aman
Dosen Pembimbing Lapangan, Herny Gusbrava, menjelaskan bahwa PPL memberikan kesempatan kepada mahasiswa BKI untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat.
“Mahasiswa BKI perlu hadir bukan hanya sebagai pelaksana kegiatan, tetapi juga sebagai calon konselor yang mampu mendengarkan, memberikan edukasi, membangun ruang aman, serta mendampingi masyarakat secara empatik dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Penanggung Jawab PPL, Arum Sari, menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam GANARA menjadi pengalaman penting untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, perencanaan program, dan pelayanan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai hak kesehatan reproduksi, perlindungan diri, pencegahan kekerasan seksual, serta akses terhadap layanan bantuan. Kegiatan juga dilengkapi pemeriksaan kesehatan gratis, buku edukasi, dan sertifikat elektronik.
Kolaborasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan PKBI Cabang Cirebon diharapkan terus berkembang. Melalui PPL, mahasiswa BKI tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga hadir untuk memberikan edukasi dan pendampingan yang bermanfaat bagi masyarakat.



