UIN Siber Cirebon (Tengah Tani) – Semangat menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan tumbuh bersama di SMA Negeri Tengah Tani. Melalui kegiatan Ekologi World Cleanup Day, keluarga besar sekolah menggelar aksi bersih lingkungan sebagai langkah sederhana untuk membangun budaya hidup bersih, sehat, dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini melibatkan seluruh unsur sekolah, mulai dari siswa, guru, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa Program Lapangan Persekolahan (PLP). Mereka bersama-sama membersihkan berbagai area sekolah, mulai dari ruang kelas, halaman, taman, selokan, hingga lingkungan sekitar sekolah.
Aksi tersebut berlangsung dengan penuh semangat. Para peserta bekerja secara berkelompok dan membagi tugas untuk memastikan lingkungan sekolah menjadi lebih bersih dan nyaman.
Bersih Lingkungan, Bangun Kesadaran
Ekologi World Cleanup Day tidak sekadar menjadi kegiatan membersihkan sampah. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi siswa untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Siswa diajak menyadari bahwa kebersihan sekolah merupakan tanggung jawab bersama. Kebiasaan sederhana dapat memberikan dampak besar jika dilakukan secara konsisten.
Beberapa di antaranya adalah membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menjaga kebersihan fasilitas sekolah.
Melalui praktik langsung, pesan tentang kepedulian lingkungan menjadi lebih mudah dipahami. Siswa tidak hanya belajar dari materi di kelas, tetapi juga melihat dan merasakan manfaat lingkungan yang bersih secara langsung.
Gotong Royong Jadi Kekuatan
Kegiatan World Cleanup Day juga memperkuat semangat gotong royong di lingkungan SMA Negeri Tengah Tani. Guru dan mahasiswa PLP turut mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung.
Kolaborasi tersebut menciptakan suasana positif. Siswa belajar bekerja sama, berbagi tugas, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan yang mereka gunakan setiap hari.
Salah satu mahasiswa PLP menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman penting bagi siswa.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi menjaga kebersihan sekolah. Dari kegiatan ini, kita belajar bahwa lingkungan yang bersih merupakan tanggung jawab bersama,” ungkapnya.
Menjadi Kebiasaan Sehari-hari
Melalui Ekologi World Cleanup Day, SMA Negeri Tengah Tani mendorong agar kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti pada satu kegiatan. Kebersihan perlu menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari seluruh warga sekolah.
Lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman juga dapat mendukung terciptanya suasana belajar yang lebih baik. Karena itu, siswa diharapkan mampu membawa kebiasaan positif tersebut ke rumah dan lingkungan masyarakat.
Semangat World Cleanup Day menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana. Dari sekolah, kebiasaan menjaga kebersihan dapat tumbuh menjadi budaya yang dilakukan bersama.
Dengan gotong royong dan kepedulian, SMA Negeri Tengah Tani terus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.






